191109 Indosat Harus Jamin Kualitas Layanan

 

 

JAKARTA—PT Indosat Tbk (Indosat) diminta untuk bisa menjamin kualitas layanannya ke pelanggan jika benar mengurangi jumlah karyawan outsourcing yang dimilikinya.

 

“Karyawan outsourcing itu biasanya banyak dibagian pelayanan pelanggan. Jika langkah pengurangan dilakukan oleh Indosat atas nama efisiensi, operator itu harus bisa menjamin pelayanan ke pelanggan tidak terganggu,” tegas Direktur Kebijakan dan Perlindungan Konsumen Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi (LPPMI) Kamilov Sagala kepada Koran Jakarta, Rabu (18/11).

 

Kamilov menyesalkan, langkah Indosat yang mengurangi karyawannya karena tidak sesuai dengan janji dari pemegang saham atau manajemen baru ketika masuk ke Indosat.

 

“Dulu katanya ingin memberdayakan sumber daya lokal. Kenapa sekarang justru dikurangi. Kalau begini namanya hanya ingin menjadi pedagang dengan mencari keuntungan,” sesalnya.

 

Kamilov pun menyoroti,  isu perlakuan Indosat terhadap karyawan outsourcing selama ini dimana kontraknya diperpanjang dengan pola putus sambung untuk mengakali undang-undang tenaga kerja.

 

“Jika isu itu benar dimana karyawan diberikan janji surga akan diangkat menjadi karyawan tetap dengan memperanjang kontrak atau pindah perusahaan outsourcing, tidak benar itu manajemen SDM-nya. Kenapa perusahaan seperti ini bisa mendapatkan penghargaan untuk pengelolaan SDM,” sesalnya.

 

Deputi Kementerian Negara BUMN Bidang Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi (PISET) Sahal Lumban Gaol meminta, jika aksi pengurangan itu dilakukan perseroan sewajarnya sebagai perusahaan publik menginfokan kepada masyarakat. “Walau saham pemerintah minim disana, nanti akan dicek ke komisaris dan direksinya,” jelasnya.

 

Sedangkan Presiden Direktur dan CEO Indosat Harry Sasongko menegaskan,   karyawan outsourcing di perseroan bukanlah bagian dari Indosat. ”Kami hanya berurusan dengan perusahaan outsourcing-nya,” katanya.

VP Public Relations Indosat Adita Irawati menegaskan, masalah  outsourcing sudah ada dalam kontrak karyawan outsourcing. ” Di UU Ketenagakerjaan sudah jelas disebut kontrak maksimal dua tahun, lalu setelah itu direview dan keputusannya ada di perusahaan,” katanya.

Adita menegaskan,   hingga saat ini perseroan juga belum berencana merumahkan sekitar 2000 karyawan outsourcing seperti kabar yang selama ini beredar. “Kita masih menghargai karyawan outsourcing. Rencana itu tidak ada sama sekali,” tambahnya.

 

Berdasarkan catatan, karyawan outsourcing di Indosat  menempati berbagai bidang seperti legal, marketing communication, teknis, customer service, dan lainnya.[dni]

 

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s