091109 Lion Kembangkan Rute Jakarta-Jeddah Setiap Hari

JAKARTA—Maskapai swasta nasional, Lion Air, berencana akan mengembangkan rute Jakarta-Jeddah mulai tahun depan akan ada setiap hari guna mengantisipasi permintaan dari pasar lokal.

“Untuk tahun ini cukup dua kali seminggu dulu, sambil mempelajari pasarnya. Tahun depan rute ini akan ada satu kali per hari,” ungkap Direktur Umum Lion Air Edward Sirait di Jakarta, Sabtu (7/11) seusai melepas penerbangan perdana rute tersebut.

Dijelaskannya,  mulai 7 November 2009 Lion Air telah resmi  melayani rute internasional berjadwal Jakarta-Jeddah pulang pergi (PP) dua kali per minggu. Rute tersebut dilayani dengan dua pesawat Boeing 747-400, registrasi PK-LHF dan PK-LHG berkapasitas masing-masing 506 tempat duduk, 22 kelas bisnis dan 484 ekonomi.

Lama penerbangan rute ini selama 9 jam 30 menit dengan jadwal keberangkatan dari Jakarta pukul 07.30 WIB (JT 110) dan tiba di Jeddah pukul 13.00 waktu setempat. Selanjutnya, penerbangan JT 111 berangkat dari Jeddah 14.45 waktu setempat dan tiba di Jakarta pukul 04.15 WIB keesokan harinya.  Penumpang  di luar Jakarta, selanjutnya dapat memanfaatkan 32 rute domestik milik  Lion Air.

Dioperasikannya  rute tersebut oleh  Lion Air, menjadikan maskapai itu  mencatatkan diri dalam sejarah Indonesia sebagai maskapai swasta pertama setelah PT Garuda Indonesia  yang melayani penerbangan berjadwal ke Arab Saudi.

Edward optimistis, Lion bisa menghadirkan penerbangan Jakarta-Jeddah sekali per hari  karena izin rute (landing permit) dari Arab Saudi bagi maskapai tersebut  tujuh kali per minggu.

”Kami menggandeng mitra lokal  untuk memantapkan kualitas pelayanan penerbangan, khususnya  penanganan ground handling dan lain-lain,” jelasnya.

Diungkapkannya, pada penerbangan perdana itu, tingkat isian penumpang mencapai 90 persen karena dari total kapasitas yang ada berisi 491 penumpang.  “Target kami hingga akhir tahun load factor-nya 90 persen,” katanya.

Penumpang pada musim haji ini dilayani dengan harga tiket mulai dari 1.650 dolar AS pulang pergi dan pada nonmusim haji mulai dari 375 dolar AS untuk sekali jalan. Selama penerbangan penumpang akan mendapatkan layanan full meal manusia normal. Sasaran konsumen di rute ini selain pebisnis, juga perjalanan rohani (umroh) dan tenaga kerja.

Sebelumnya, Edward mengungkapkan  Lion Air juga  akan membidik penerbangan haji untuk musim ibadah tahun depan  jika tender pengadaan angkutan dilakukan.

“Kami tentu mengharapkan dapat melayani angkutan haji. Tetapi masalah haji ini kan melibatkan banyak departemen, kita harus melihat dulu arah kebijakannya,” ungkapnya.

Dikatakannya, jika pemerintah membuka tender pengangkutan jemaah haji untuk kuota Indonesia, maka Lion akan ikut serta tetapi dengan strategi hanya menggarap jemaah per sektoral.

“Kita tidak akan membidik semua jemaah. Misalnya, kita akan memilih wilayah Banjarmasin saja untuk angkutan hajinya,” katanya.

Berdasarkan catatan,  jumlah penumpang yang menggunakan rute Jakarta-Jeddah diluar angkutan haji per tahun sebanyak 1,5 juta jiwa. Regulator sendiri berencana akan menambah maskapai swasta yang melayni rute tersebut dengan mendorong Batavia Air melayani rute Surabaya-Jeddah.[dni]

1 Komentar

  1. Harga tiket return nya berapa ????


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s