241009 Telkom Investasi Rp 3,2 Miliar untuk Logo Baru

JAKARTA—PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menginvestasikan dana sebesar 3,2 miliar rupiah guna mengganti logo perusahaannya.

“Dana yang dikeluarkan sebesar itu tidak sekadar mengganti logo, tetapi juga menciptakan identitas merek baru dan mengganti semua logo lama di plasa Telkom. Kami menggunakan konsultan Brand Union untuk menggarap logo baru ini,” ujar Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah di Jakarta, Jumat (23/10).

Dijelaskannya, penggantian logo dari perusahaan yang berulang tahun ke 153 pada 23 Oktober ini  sebagai simbol transformasi bisnis Telkom dari InfoCom menjadi berbasis  Telecommunication, Information, Media and Edutainment (Time).

Ditambahkannya, hadirnya protfolio bisnis baru tersebut  sejalan dengan positioning baru Telkom yakni Life Confident dengan  tag line ‘the World in Your Hand’ yang bermakna keahlian dan dedikasi perushaaan  pada kemajuan akan memberikan keyakinan bagi semua pelanggan kami untuk mendukung kehidupan mereka di mana pun berada.

Hadirnya logo baru juga akan disertai budaya ataupun nilai-nilai baru yang kini tengah diinternalisasikan kepada seluruh pegawai meliputi expertise (mencerminkan tradisi pengetahuan dan pengalaman Telkom yang dalam dan luas dalam industrinya), empowering (memberdayakan pelanggan untuk mearih cita-cita mereka), assured (memberikan keyakinan pada pelanggan untuk bisa mengandalkan Telkom dalam industri telekomunikasi yang senantiasa berubah), progressive (menyiratkan pergerakan menuju teknologi yang lebih canggih dan menjauhi budaya yang terkait kepemerintahan),  dan heart (mewakili sikap kepedulian Telkom dalam bekerja sama dengan para pelanggan).

Menurut Rinaldi, transformasi kali ini adalah yang paling besar sepanjang sejarah Telkom, karena bersifat fundamental, menyeluruh dan terintegrasi yang menyentuh empat aspek dasar perusahaan, yakni transformasi bisnis, transformasi infrastruktur, transformasi sistem dan model operasi, serta transformasi human resources.

“Transformasi bisnis di tubuh Telkom merupakan sesuatu yang tak terelakkan. Di mana pun di dunia layanan wireline yang berbasis  Public Switch Telephone Network (PSTN)) sedang menghadapi fase menurun (decline) seiring berubahnya gaya hidup (lifestyle) masyarakat, dan karenanya perlu direvitalisasi,” jelasnya.

Itu sebabnya, Telkom lalu melakukan transformasi bisnisnya dengan merujuk konsep Time  demi menjaga pertumbuhan kompetitifnya secara berkesinambungan. Untuk mengantisipasi gaya hidup masa depan.  “Telkom beralih dari Separate Providers menuju Single Provider,” katanya.

Diungkapknnya, upaya Telkom dalam mempertahankan bisnis tradisionalnya dilakukan dengan mengoptimalkan jaringan legacy saluran kabel tetap (fixed wireline), melakukan penyelarasan terhadap layanan seluler dan fixed wireless access (FWA) dan memisahkan FWA sebagai unit bisnis tersendiri, serta merampingkan portofolio anak perusahaan (streamline subsidiary portfolio).

Diharapkannya, mulai fokusnya Telkom berbasis Time akan membuat  60 persen pendapatan dari industri new wave akan dikuasai oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

New wave adalah bisnis baru di industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang tidak hanya mengandalkan sektor telekomunikasi tetapi beralih kepada konten, portal, media, dan solusi teknologi informasi dimana infrastruktur telekomunikasi dijadikan sebagai tulang punggungnya.

Saat ini new wave business  baru berkontribusi sekitar 20 persen bagi total pendapatan perseroan. Kontributornya dari anak usaha seperti Sigma Cipta Caraka atau Indonusa. Sedangkan kontributor terbesar tetap dari  sektor telekomunikasi sebesar 60 persen. [dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s