061009 Jumlah Penerbangan ke Bandara Minangkabau Capai 135 Kali

JAKARTA—Sejak terjadinya bencana gempa bumi di Sumatera Barat menyebabkan jumlah penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau Padang mencapai 135 kali.
Berdasarkan data dari Departemen Perhubungan, hingga Senin (5/10), dalam setiap harinya ada penerbangan tambahan Jakarta-Padang (pp) sebanyak 135 kali. Jadwal Itu tidak termasuk penerbangan domestik Padang dengan kota selain Jakarta.

“Sebagai akibatnya, penerbangan pun mengalami keterlambatan,” ujar Direktur Angkutan Udara Tri S Sunoko di Jakarta, Senin (5/9).
Dicontohkannya, , pada Sabtu (3/10) lalu, hampir seluruh penerbangan mengalami keterlambatan. Garuda Indonesia yang dijadwalkan terbang dari Padang pada pukul 17.30, baru bisa mengangkasa sekitar pukul 22.15.

“Itu wajar, karena biasanya hanya puluhan pesawat tiba-tiba yang terbang ratusan pesawat. Apalagi yang diangkut kan penumpang-penumpang dengan misi khusus dan terutama kargo bantuannya yang membutuhkan banyak waktu untuk mengangkutnya dari bandara,” katanya.

Dijelaskannya, dari penambahan jadwal penerbangan   hingga kemarin adalah amaskapai berjadwal   sebanyak 38 termasuk 4 kargo, tiga penerbangan kemanusiaan yaitu satu AirAsia dan dua Batavia, 29 penerbangan pesawat charter dan 24 airline asing yang datang memberikan bantuan langsung ke Medan.

Posisi Flight Approval extra flight ke/dari Padang
AIRLINE BERJADUAL EXTRA FLIGHT  (s/d 4 Okt jam 9.00):
Jumlah total : 38 FA (34 pax/combi dan 4 freighter)
Garuda (10), Batavia (7), Lion (3), Sriwjaya (5), Mandala (1),
Kartika (2), Merpati (3), Cardig (4)
HUMANITARY FLIGHT
Indonesia AirAsia (1)realisasi tgl 04/10/09 pkl. 08.00 wib
Batavia  (2) Realisasi tgl 03 & 04/10/09 pkl. 21.00 wib.

AIRLINE CHARTER ( s/d 4 okt jam 16.15 WIB) :
DOMESTIK 29 FA :
IAT 2, ASI 5, Airfast 4, NAC 2, Riau Air 1, ETA 3, Travira 1, RPX
3, Pelita 3, Nusantara Buana Air 1, Jhonlin 1, Trigana 1, ATS 2

INTERNASIONAL 24 FA

:
avenir 1, pasific flight service 2, smac 1, asi 3, tag aviation 3,
air north 1, swiss intl 1, ukraine air 1, emercon federasi rusia 3,Ô   h)        0*0*0*°°  Ôsky wing air 1, royal jet 1, blue line 4, firefly 1, lynden air
cargo

Sriwijaya Air

Pada kesempatan lain, Direktur Niaga Sriwijaya Air Toto Nursatyo mengaku  optimis pada akhir tahun nanti akan menerbangkan  5,1 juta penumpang Hingga triwulan ketiga 2009 lalu, perusahaan ini telah mengangkut sebanyak 3,4 juta penumpang.

Dikatakannya,  target tersebut segera tercapai akhir tahun mengingat penambahan armada juga terjadi sesuai jadwal. Hingga September 2009 lalu, Sriwijaya telah mengoperasikan sebanyak 23 pesawat Boeing 737 series.
“Bulan ini ada penambahan satu Boeing 737-300 dan akhir tahun satu unit Boeing 737-400, dengan 25 armada yang ada, target tersebut insyaallah akan tercapai,” kata Toto.

Dijelaskannya, pada akhir 2008 lalu, Sriwijaya baru mengoperasikan 18 unit pesawat, armada didatangkan secara bertahap hingga akhir 2009 menjadi 25 unit dengan rute saat ini sebanyak lebih dari 130 rute.

Pada akhir tahun ini, jelasnya, Sriwijaya akan membuka rute ke Ternate, jalur yang dianggap ekonomis karena permintaan terus melonjak.

Toto menyatakan ekspansi armada yang dilakukan Sriwijaya tidak terlalu tergesa-gesa, sehingga penambahan pesawat setiap tahunnya pun tidak terlalu banyak. Hal ini untuk menghindari agar maskapai tidak kekurangan sumber daya manusia terutama pilot yang masih langka.

“Kami juga menjaga agar kondisi keuangan kami tetap prudent, penambahan pesawat dilakukan secara bertahap. Satu tahun paling banyak enam unit,” ujarnya.

Dijelaskannya,  saat ini Sriwijaya air telah memiliki dua unit dari seluruh pesawat yang dioperasikannya. Dua pesawat tersebut berjenis Boeing 737-200. Sesuai dengan Undang-Undang No 1 Th 2009 tentang Penerbangan, maskapai diharuskan memiliki lima unit pesawat dan menguasai lima unit lainnya.

“Kami memilikinya sejak Juli lalu. Tiga kewajiban kami akan kami lakukan tahun depan dengan membeli tiga unit Boeing 737-800 NG tahun depan,” tandasnya.

Bila tiga pesawat tersebut dioperasikan, tambah Toto, Sriwijaya akan mengepakkan sayapnya ke rute internasional yaitu membuka jadwal penerbangan Denpasar-Perth (Australia).[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s