300909 Akses Data Mulai Bersinar

Selain jasa suara dan SMS yang beberapa tahun belakangan ini menjadi primadona bagi pendapatan operator, maka pada lebaran tahun ini ada jasa lainnya yang mulai menunjukkan sinarnya. Jasa itu adalah akses data.

Tercatat, di jaringan Indosat   trafik akses  data   pada   H-1   meningkat menjadi sekitar 17,5 Terabyte atau naik 6,7 persen dibandingkan trafik data pada hari biasa di pertengahan Agustus.

Tetapi pada  pada hari H lebaran trafik data hanya  mencapai 15,7 terrabyte atau turun 4,6 persen dibandingkan dengan trafik data hari biasa di pertengahan Agustus 2009.

Keberhasilan akses data pelanggan Indosat lebih dari 99 persen yang berarti tidak ada permasalahan yang signifikan dalam koneksi data di jaringan Indosat. Kenaikan tertinggi terjadi di daerah Sumatra Selatan (32,4%), Sumatra Utara (22,3%), dan Jatim (18,3%).

Sedangkan di XL,  akses data mulai mengalami peningkatan pada H-2  yang mencapai 2,7 terabytes atau  naik 33 persen  dari trafik data di hari biasa.

Mobile-8 pun mengalami kenaikan   akses data melalui teknologi CDMA 1x  dimana terjadi 522 ribu percobaan atau naik 13 persen dibandingkan hari biasa yang mencapai 435 ribu percobaan.

Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Heru Sutadi menduga, naiknya pamor jasa data pada lebaran tahun ini karena dipicu penggunaan datacard, smartphone seperti BlackBerry, iPhone dan ponsel canggih lainnya yang memungkinkan pengguna mengucapkan selamat hari raya melalui fasilitas instant messaging BlackBerry Messenger, Yahoo Messenger maupun Facebook

”Seharusnya jika kantor-kantor sedang libur terjadi penurunan trafik data. Secara delta (selisih) itu bisa mencapai 50 persen,” katanya di Jakarta, Minggu (26/9).

Tetapi adanya trafik   hari raya yang meningkat rata-rata 10 persen membuat adanya delta  60 persen.

Praktisi telematika Ventura Elisawati mengatakan, di beberapa operator memang terjadi pergeseran pola trafik dari basic telephony ke Value Added Servicess (VAS) yang membutuhkan akses data.

”Lihat saja di Indosat,  primadona operator itu tahun ini SMS dan data. Ini sejalan dengan  kampanye  yang menonjolkan pemakaian data   di kalangan anak muda. Artinya, arah pasar dan yang ditawarkan perusahaan ini sudah mulai bertemu, tinggal bagaimana jaringan datanya mendukung perkembangan itu,” jelasnya.

Sementara itu Heru menegaskan, seiring meningkatnya trafik data, mulai tahun depan regulator akan lebih memperhatikan kualitas layanan yang diberikan operator untuk jasa tersebut.

”Kami menerima laporan tentang perilaku semena-mena terhadap pelanggan untuk jasa data ini tanpa memperhatikan kualitas layanan menjelang lebaran lalu. Ini harus diklarifikasi,” katanya.

Dicontohkannya, XL yang mengalami gangguan di jaringan BlackBerry selama hampir lima hari menjelang lebaran, Telkomsel yang memotong bandwitdh langganan Telkomsel Flash tanpa pemberitahuan, atau masih memburuknya kualitas akses data IM2 milik Indosat.

”Kami sadar untuk menyelenggarakan akses data itu banyak terlibat pihak ketiga. Misalnya untuk BlackBerry juga tergantung pada akses ke server Research In Motion (RIM). Tetapi itu bukan menjadi permisif kualitas layanan diabaikan. Di industri ini tetap butuh contingency plan,” tegasnya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s