140909 Depkominfo Perkirakan Trafik SMS Meningkat 31%

JAKARTA—Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) memperkirakan trafik telekomunikasi jasa pesan singkat (SMS) pada lebaran 2009 dari tiga operator besar akan mencapai 1,283 miliar SMS per menit atau meningkat 31 persen ketimbang lebaran lalu dengan 977 juta SMS per menit.

Sementara untuk jasa suara diperkirakan akan mencapai 2,9 miliar panggilan per menit atau naik 27 persen dibanding periode sama tahun lalu sebesar 2,28 miliar panggilan per menit.

Ketiga operator besar yang dipantau adalah Telkomsel, Indosat, dan XL. Ketiga operator ini menguasai hampir 85 persen pangsa telepaon bergerak di Indonesia . Saat ini diperkirakan total jumlah pelanggan telepon bergerak mencapi 178 juta nomor yang diselenggarakan 11 operator.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo Gatot S Dewa Broto meminta, penyelenggara telekomunikasi untuk menjaga kualitas layanannya selama Lebaran nanti agar pelanggan tidak dikecewakan.

“Kami juga akan melakukan pemeriksaan langsung di lapangan mulai Senin (14/9),”ujarnya di Jakarta , Minggu (13/9).

Dijelaskannya, beberapa parameter yang akan diperiksa di lapangan adalah ketersediaan jaringan, endpoint service, ketersediaan layanan (baik on net maupun off net) dan kinerja layanan pesan singkat.

Dalam pengukuran ini akan dapat diketahui prosentase kemungkinan terjadinya dropped call dan blocked call. Adapun metode pengecekan adalah menggunakan sistem test call dan drive tes.

Jika dalam test call, pengujian dilakukan dengan posisi tidak bergerak dalam wilayah yang dapat diakses publik yang berada di dalam wilayah cakupannya. Dalam test call ini juga termasuk dengan uji coba pengiriman SMS.

“Kami mensyaratkan presentasi dropped call untuk panggilan dalam jaringan milik penyelenggara rata-rata di bawah 5 persen. Jika tidak sesuai, itu belum memenuhi standar kualitas layanan regulator,” katanya.

Gatot memprediksi, beberapa kendala yang akan mempengaruhi kualitas pelayanan para penyelenggara telekomunikasi saat lebaran adalah masalah ketersediaan pasokan listrik untuk infrastruktur, perubahan pola trafik tingkat dan titik kemacetan

Disarankannya, untuk mengantisipasi lonjakan operator selama H-3 dan H+3 tidak melakukan instalasi perangkat lunak atau keras baru maupun up grading karena berpotensi dapat mengubah konfigurasi sistem.

Secara terpisah, Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno mengungkapkan, Telkomsel telah menyiapkan 29 ribu BTS dengan kemampuan kapasitas Visitor Location Register (VLR) atau handling ditingkatkan menjadi 96 juta pelanggan dengan kapasitas perpindahan pelanggan mudik bervariasi antara 20 hingga 25 persen.

Sementara untuk jasa SMS, kemampuan dari SMS center telah ditingkatkan menjadi mampu mengirim pesan 80 ribu SMS per detik. Di hari biasa, Telkomsel mengirimkan 360 juta SMS per hari.

“Kami juga mengimplementasikan teknologi Enhanced Full Rate (EFR) yang bisa meningkatkan kapasitas handling trafik komunikasi menjadi dua kali lipat,” katanya.

Berkaitan dengan jasa data 3G dan BlackBerry, Sarwoto mengungkapkan, telah ditingkatkan juga kapasitas bandwitdh yang disediakan. Untuk BlackBerry kapasitasnya dinaikkan menjadi 80 mbps dari tahun lalu hanya 10 mbps. Sedangkan 3G didukung 4 ribu node B dengan bandwitdh 6 Gbps

Sementara Presiden Direktur/CEO Indosat mengatakan, secara umum kapasitas untuk trafik suara ditingkatkan menjadi 10 juta Erlang per hari. Sedangkan kapasitas untuk pesan singkat disiapkan hingga 450 juta SMS per hari. Dan khusus untuk komunikasi data, kapasitas jaringan yang disiapkan sebesar 40 terabyte per hari..

Direktur Jaringan XL Dian Siswarini juga mengaku telah menyediakan 17.232 BTS 2G dan 3G untuk mengantisipasi lonjakan trafik. Infrastruktur itu idukung backbone serta optik yang membentang di sepanjang pulau Jawa dan tersambung melalui jaringan kabel bawah laut ke Pulau Sumatra, Batam, Kalimantan , dan Sulawesi.XL.[dni]