150909 XL Siap Bangun SGI di KTI

logo xl baruJAKARTA—PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) menyatakan siap untuk membangun Sentra Gerbang Internasional (SGI) di kawasan Timur Indonesia (KTI) sesuai permintaan pemerintah jika mendapatkan lisensi Sambungan Langsung Internasional (SLI).

“Tidaka ada masalah bagi kami dalam membangun SGI. Bahkan, jika disamakan dengan rute yang dimiliki oleh Bakrie Telecom seperti Kupang-Darwin, tidak ada masalah,” tegas Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi kepada Koran Jakarta, Senin (14/9).

Diungkapkannya, saat ini manajemen sedang mengaji untuk membuat SGI Bali, Jakarta, atau Sulawesi. “Kalau bisa posisinya sama dengan backbone serat optik yang dimiliki perusahaan di Lombok, Kalimantan, atau Sulawesi,” katanya.

Dikatakannya, untuk backbone dimana XL belum memiliki, rencananya akan menyewa dari penyedia yang sudah ada. “Kemungkinan kita akan sewa rute Surabaya-Hongkong milik Fangbian Iskan Corporindo, minimal 4 core. Untuk membangun SGI itu tidak mengeluarkan biaya berat karena Mobile Switching Center (MSC) sebanyak 120 buah tinggal diganti gateway-nya. Nanti kita tinggal pilih MSC mana yang pantas dijadikan SGI. Harga satu gateway itu biasanya 1,5 juta dollar AS,” katanya.

Sebelumnya, pemerintah sedang mengaji untuk menambah pemain SLI berbasis clear channel karena menganggap pemain yang ada belum mampu menyediakan alternatif infrastruktur di KTI.

Saat ini pemain SLI ada tiga yakni Telkom, Indosat, dan Bakrie Telecom. Potensi  pasar dari jasa SLI tahun ini sekitar tiga triliun rupiah yang akan berasal dari jumlah panggilan sebesar tiga miliar menit per tahun. Komposisi panggilan adalah  70 persen  keluar negeri dan 30 persen panggilan dari luar negeri.

Telkom   mengklaim menguasai 53 persen pangsa pasar SLI dengan total Minute of Use (MoU) pada tahun lalu  mencapai hampir 2,5 milyar. Sedangkan sisa pangsa pasar diambil  Indosat. Kontribusi jasa tersebut bagi pendapatan Indosat diperkirakan sekitar 7 hingga 9 persen. besaran yang sama diperkirakan juga terjadi di Telkom.

Hingga semester pertama lalu, durasi trafik  SLI Telkom   mencapai 814,3 juta menit dengan komposisi telepon masuk ke Indonesia (incoming) sebesar 77 persen dan telepon ke luar negeri (outgoing) sebesar 23 persen.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s