150909 Target Penjualan Flexi Muslim Capai 30%

flexi2JAKARTA—Penjualan ponsel bundling milik Telkom, Flexi Muslim, tercatat mencapai  60 ribu unit atau 30 persen dari target perseroan yang ingin menjual 200 ribu paket ponsel itu dalam sisa tahun ini.

Flexi Muslim  diluncurkan 15 Agustus  yang menawarkan ponsel dari sejumlah   vendor seperti Nexian, ZTE, dan Huawei dengan keunikan pada konten muslim.

“Kami memiliki stok barang mencapai 200 ribu unit. Melihat tingginya animo masyarakat bisa saja stok semua menjadi habis,” kata Executive General Manager Divisi Telkom Flexi, Dodiet Hendrojono di Jakarta, Senin (14/9).

Dijelaskannya, saat ini distribusi Flexi Muslim telah beredar di tujuh kota seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan dan Makasar. “Kami harap 200 ribu Flexi Muslim yang disediakan akan habis terjual sampai dengan Lebaran Haji nanti,” katanya.

Selanjutnya dikatakan, untuk menarik pelanggan menggunakan jasa Flexi, Telkom juga menawarkan  nomor Cantik Flexi. Sebanyak 36 juta nomor cantik telah berhasil dijual oleh Telkom dengan total penjualan mencapai  215,5 juta rupiah.

“Nomor yang paling laku dijual adalah   nomor 021-37777777 dengan  harga  70 juta rupiah. Kegiatan promosi ini sejak 9 September hingga 15 hari kedepan,” jelasnya.

Pada kesempatan lain, VP Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia mengungkapkan, perseroan semakin serius menggeber pengelolaan interkoneksi sebagai stream pendapatan baru.

“Awalnya interkoneksi menjadi mandatory karena regulasi. Tetapi seiring perkembangan kompetisi, ini bisa menjadi sumber pendapatan baru,” katanya.

Untuk itu,  Divisi Carrier and Interconnection (CIS) digeber terus kinerjanya agar bisa memberikan kualitas laanan yang mumpuni. “Belum lama ini CIS mendapatkan  Sertifikat Sistem Manajeman Mutu ISO 9001:2008 dari TUV Rheinland International. Ini bukti kinerja divisi itu diakui dunia internasional,” katanya.

CIS  Telkom selama ini lebih dikenal sebagai divisi yang mengelola interkoneksi meski sebenarnya Divisi CIS mengelola berbagai produk pada stream voice service, support facilities, leased capacity, satelite service, Port Connection, internet akses, dan IP transit.

Sekarang Divisi CIS tidak lagi hanya mengelola interkoneksi namun melayani segala kebutuhan yg diperuntukkan untuk pelanggan segmentasi OLO (Other Licence Operator), serta CIS sebagai single gateway pelayanan OLO.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s