110909 2016, Satelit Palapa D Balik Modal

satelitJAKARTA–PT Indosat Tbk (Indosat) mengharapkan investasi membangun satelit Palapa D sebesar 220 juta dollar AS akan kembali pada 2016 atau tujuh tahun setelah mengangkasa pada akhir Agustus.

“Kami harapkan investasinya dalam kurun waktu enam atau tujuh tahun sudah kembali,” ungkap Presiden Direktur/CEO Indosat Harry Sasongko di Jakarta, Kamis (10/9).

Satelit Palapa-D diluncurkan pada Senin (31/8),  pukul 17:28 waktu Xichang, China, guna menggantikan satelit pendahulu milik perusahaan tersebut, Palapa-C2.

Satelit PALAPA-D diproduksi oleh Thales Alenia Space France (TAS-F) yang ditunjuk oleh Indosat sebagai mitra pengadaan. Dengan menggunakan platform Thales Alenia Space Spacebus 4000B3, satelit yang menelan investasi 220 juta dollar AS tersebut  digaransi akan beroperasi selama 15 tahun dan  memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan PALAPA-C2, yaitu 40 transponder yang terdiri dari 24 standar C-band, 11 extended C-Band serta 5 Ku-band, dengan jangkauan mencakup Indonesia, negara-negara ASEAN, Asia Pasifik, Timur Tengah dan Australia.

Satelit tersebut akan dimanfaatkan sebagai backbone untuk mendukung layanan Indosat  seperti seluler, telepon tetap dan data tetap.

Layanan dari Satelit Palapa-D yang disediakan Indosat antara lain adalah Transponder Lease untuk layanan broadcasting dan cellular backhaul sebagai basic service, VSAT service, DigiBouquet dan Telecast Service.

“Hadirnya satelit ini akan meningkatkan produktifitas dari perseroan,” katanya.

Selanjutnya Harry mengungkapkan, kinerja perseroan pada semester kedua nanti tidak akan jauh berbeda dengan semester pertama lalu dimana pertumbuhan pendapatan hanya akan tumbuh sekitar dua persen.

“Naiknya sedikit ketimbang periode lalu. Soalnya kami sudah menghentikan penghangusan pelanggan,” jelasnya.

Ditegaskannya, Sekarang Indosat  sudah memiliki pelanggan yang benar-benar produktif. Tetapi itu tidak otomatis meningkatkan pendapatan.

Diharapkannya, seiring tidak ada penghapusan nomor akan terjadi pertambahan pelanggan pada akhir tahun nanti. “Sekarang ada 28 juta nomor, semoga akhir tahun bertambah,” katanya tanpa menyebutkan angka pertambahan.[Dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s