200809 Air Asia Hentikan Tiga Rute Penerbangan

JAKARTA—Maskapai penerbangan AirAsia mulai Rabu (19/8) menghentikan untuk sementara waktu penerbangan armadanya ke   Jakarta – Padang, Jakarta – Batam dan Jakarta – Makassar  karena manajemen sedang dalam proses penggantian  pesawat dari  Boeing  ke  Airbus.

 

‘Rute-rute tersebut memang menggiurkan. Tetapi ada program yang lebih besar lagi yakni membuka rute regional di Asean,” ungkap CEO Indonesia Air Asia, Dharmadi di Jakarta, Rabu (19/8).

 

Rute regional yang akan dibuka adalah   Jakarta – Ho Chi Min City ( Vietnam ) dan beberapa waktu ke depan akan membuka rute Bandung – Perth ( Australia ).

 

Rute   Jakarta-Ho Chi Minh secara langsung akan dilayani  mulai 18 September 2009. Tahap awal akan dilayani empat kali seminggu.

 
Sebelumnya, Air Asia Berhad dan Thailand Air Asia juga telah melayani penerbangan ke Hanoi dan Ho Chi Minh. Target isian penumpang secara keseluruhan ke Ho Chi Minh, 75-85 persen penumpang.  Sasaran dari rute baru ini adalah pebisnis dan wisatawan sekaligus.

 

“Kami akan membuat program yang terfokus. Yaitu fokus pada rute regional, tujuannya sebagai penghubung antara negara satu dengan negara lainnya. Untuk rute-rute domestik masih belum menjadi prioritas,” katanya.  

 

Dijelaskannya, saat ini pesawat Airasia yang dioperasikan di Indonesia hanya 15 unit. Padahal rute yang harus dilalui sebanyak 130 rute, akibatnya menyulitkan maskapai itu sendiri untuk memberikan layanan. “Pada akhirnya, untuk sementara beberapa rute itu terpaksa ditinggalkan, walaupun sebenarnya sangat menguntungkan,” ujarnya.

 

Tiga rute itu, kata Dharmadi, menerbangkan cukup banyak penumpang. Load factor ( tingkat isian) pesawat pada dua pekan belakangan telah mencapai 90 persen. Untuk rute Jakarta-Padang dan Jakarta-Batam, setiap harinya diterbangi tiga kali, sementara untuk Makassar sekali sehari.

 

“Mungkin dalam satu dua tahun ke depan, rute-ruta yang sudah ditutup ini akan kita operasikan lagi,” tandasnya.

 

Saat ini AirAsia mengoperasikan 15 unit pesawat dengan delapan unit jenis Airbus 320, sedangkan tujuh unit masih berjenis Boeing 737 series. Direncanakan, hingga 2010 mendatang pesawat Boeing yang masih dimiliki akan dikembalikan ke lessor, sedangkan sebagai penggantinya, AirAsia akan mengadakan Airbus.

 

“Pada akhir tahun ini akan tiba satu pesawat Airbus, sedangkan tahun depan mungkin akan didatangkan dua hingga empat pesawat lagi. Bila pesawatnya seragam, maka akan terjadi efisiensi,” ujarnya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s