190809 Postel Tidak Berikan Toleransi Bagi RIM

rim-blackberry-bold-smartphoneJAKARTA—Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Postel) berjanji tidak akan memberikan toleransi bagi perusahaan asal Kanada, Research In Motion (RIM), terkait jadwal pembukaan layanan purna jual di Indonesia.

“Seperti yang tercantum di surat 11 Juli dan 14 Juli lalu ke Postel, RIM sudah berjanji untuk membuka operasional layanan purna jualnya pada tanggal 21 Agustus 2009. Jadi, kami berpegang pada komitmen tersebut. Jika mundur, konsekuensinya siap ditanggung oleh RIM,” tegas juru bicara Depkominfo Gatot S Dewo Broto di Jakarta, Selasa (18/8).

Diungkapkannya, jika pembukaan tidak terjadi maka pemerintah akan menghentikan keluarnya sertifikasi untuk varian baru dan lama milik produsen BlackBerry tersebut.

Gatot mengatakan, pemerintah nantinya akan menilai layanan purna jual yang disediakan oleh RIM sudah sesuai aturan atau tidak. “Kami tidak akan melihat banyaknya purna jual yang dibuka. Kita lebih melihat secara kualitas. Jika RIM akan membuka enam seperti yang dipublikasikannya, itu terserah mereka,” katanya.

Sebelumnya, Postel pada 15 Juli lalu telah mengirimkan surat kepada penyelenggara telekomunikasi dan para importir untuk memberikan tambahan waktu bagi RIM terkait pembekuan sertifikat varian baru BlackBerry hingga tanggal 21 Agustus 2009.

Dalam perkembangannya, RIM pada tanggal 31 Juli 2009 telah menyampaikan surat kepada Dirjen Postel perihal perkembangan informasi persiapan yang sudah dilakukannya.

Di dalam suratnya tersebut dinyatakan, bahwa yang sudah diselesaikan baru sebatas site location (9 Juli 2009), legal contract signed with Teleplan (14 Juli 2009) dan repair facility site lease signed (31 Juli 2009).

Sedangkan yang saat itu masih dalam tahap pelaksanaan yang masih sedang berlangsung berupa site construction phase 1, network connection, after sales service staff training, dan materia planning and delivery . Berikutnya yang juga dilaporkan oleh RIM untuk harus segera diselesaikan, yaitu repair line setup, quality assurance assessment dan after sales service centrers and repair facility target opening .

Surat RIM berikutnya kemudian menyusul pada 15 Agustus 2009 yang menyebutkan, bahwa beberapa kegiatan yang pada surat tertanggal 31 Juli 2009 masih sebatas pada tahap pelaksanaan yang masih berlangsung ( site construction phase 1, network connection, after sales service staff training, materia planning and delivery dan repair line setup ), maka sampai dengan tanggal 15 Agustus 2009 tersebut oleh RIM dilaporkan sudah diselesaikan.

Sedangkan yang tinggal diselesaikan adalah quality assurance assessment ( sesuai laporannya sudah harus diselesaikan pada tanggal 17 Agustus 2009) dan after sales service centrers and repair facility target opening (harus diselesaikan pada tanggal 21 Agustus 2009).

Pengguna BlackBerry sendiri di Indonesia telah mencapai sekitar 400 ribu pelanggan yang berasal dari mitra RIM yakni Telkomsel, Indosat, XL, dan Axis.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s