060809 Penutupan Interkoneksi Ciderai Kompetisi

JAKARTA—Wacana menutup interkoneksi kala pemain Sambungan Langsung Internasional (SLI) ditambah menjadi empat operator ditolak oleh para pemain lama.

“Tidak mungkin interkoneksi ditutup. Jika wacana itu direalisasikan, berarti industri telekomunikasi dibawa ke alam kegelapan. Ironisnya, regulator sendiri yang mendorong itu terjadi,” tegas VP Intercarrier Bakrie Telecom Herry Nugroho kepada Koran Jakarta, Rabu (5/8).

Bakrie Telecom bersama Telkom dan Indosat adalah pemain di bisnis SLI clear channel. Regulator berencana untuk menambah satu pemain baru di bisnis SLI tak lama lagi. Regulator berkeyakinan jika pemain ditambah maka bisnis SLI akan berbasis kepada pelanggan masing-masing sehingga interkoneksi tidak begitu dibutuhkan.

Herry menjelaskan, tren yang terjadi di dunia adalah operator menghemat belanja modal melalui sinergi antaroperator seperti Mobile Virtual Network Operation (MVNO), roaming domestik, outsource network, atau vendor financing.

“Jika regulator berfikir interkoneksi tidak dibutuhkan artinya tidak ada lagi kode akses dan berujung semua operator harus membangun infrastruktur masing-masing. Dampaknya penumpukan layer infrastruktur di daerah gemuk dan semakin langkanya infrastruktur di daerah miskin,” tegasnya.

Herry juga membantah sinyalemen regulator bahwa operator akan berbasis pelanggan karena di masa depan operator tidak bisa lagi mengklaim jumlah pelanggannya. Artinya, pelanggan memiliki kebebasan untuk mengakses jasa operator lain.

“Apalagi jika number portability diterapkan, ini akan membuat semakin hilangnya urgensi costumer base. Fokus operator itu nantinya adalah, kualitas layanan, kualitas jaringan, aplikasi, dan berjualan akses. Bukan lagi fokus ke ritel. Karena itu ada baiknya regulator melakukan lebih banyak studi banding sebelum mengeluarkan wacana,” ketusnya.

Untuk diketahui, persaingan di segmen SLI memang makin ketat seiring dengan peningkatan volume trafik menit tahun ini. Pada 2008, misalnya, trafik SLI mendekati 5 miliar menit, sedangkan 2006 (2 miliar menit), dan 2005 (1,87 miliar menit).

Pada tahun ini, total trafik SLI diprediksi tumbuh menjadi 5,1 miliar menit. Indosat sendiri mengklaim pada semester I tahun ini, pangsa pasar SLI mencapai 35-45 persen. Sedangkan durasi trafik SLI Telkom hingga Juni 2009 secara total mencapai 814,3 juta menit.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s