300709 SIN, Solusi yang Dinanti

 

Ketika pemerintah mencanangkan akan mewajibkan operator mendaftarkan nomor prabayar miliknya beberapa tahun lalu, suara-suara sumbang sudah banyak yang mengingatkan kebijakan tersebut  seperti membuang garam ke laut.

 

Hal ini karena tidak adanya sinkronisasi yang dilakukan terlebih dulu antardepartemen sebelum kebijakan tersebut dikeluarkan. Dan hal itu makin diperparah dengan belum diterapkannya Single Identity Number (SIN) di Indonesia.

 

SIN sudah banyak diterapkan di luar negeri. Negara yang paling sukses menjalankan SIN adalah Amerika Serikat. Di negara tersebut masyarakatnya hanya menggunakan satu nomor untuk seluruh masalah sosial seperti pengurusan asuransi dan lainnya.

 

Di Indonesia rencananya SIN akan   diterapkan pada KTP, SIM, NPWP, visa, BPKB atau paspor, untuk menghindari duplikasi identitas.

 

VP Technology and Bussiness Incubation Telkomsel Yoseph Garo mengakui, SIN adalah jalan keluar yang tepat untuk memvalidasi data pelanggan prabayar.

 

”SIN akan memberikan standar database. Dan jika memungkinkan, nomor dibelakang SIN itu bisa dijadikan nomor telepon si pengguna. Jadinya, kecil sekali kemungkinan terjadinya penipuan,” katanya kepada Koran Jakarta, Rabu (29/7).

 

Wakil Direktur Utama Bidang Pemasaran Bakrie Telecom Erik Meijer menambahkan, SIN akan sangat membantu jika operator juga  dilengkapi alat  yang bisa digunakan untuk mengakses   ke database SIN. ”Tanpa itu sama juga bohong,” katanya.

 

Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Bidang Kajian Teknologi Taufik Hasan mengatakan, SIN   akan membantu dalam tahap awal validasi dari data yang diberikan oleh para pelanggan.

 

”Data kependudukan Indonesia selama ini memang bermasalah. Lihat saja kasus Daftar Pemilih Tetap (DPT) dimana banyak KTP ganda. SIN bisa mengeliminir itu,” katanya. 

 

Taufik mengingatkan, regulator lebih baik fokus merealisasikan SIN ketimbang menggeber menjalankan konsep number portability. Number portability adalah fasilitas yang memungkinkan pelanggan membawa nomor yang dimilikinya ketika berpindah layanan operator.
”Number portability tidak ada kaitannya dengan registrasi prabayar. Konsep ini hanya akan mendorong  mendorong kualitas pelayanan. Kalau kemudahan registrasi tanpa validasi dianggap “kualitas layanan” justru akan kontraproduktif dalam masalah registrasi ini,” katanya. 

 

Praktisi telematika Suryatin Setiawan menambahkan, penerapan SIN akan membutuhkan infrastruktur teknologi informasi yang sangat ekstensif mengingat data harus terpusat dan bisa diakses oleh operator.

 

”SIN bisa membantu mempermudah identifikasi dan registrasi namun belum bisa jadi solusi langsung. Semuanya nanti tergantung pada kewenangan yang diberikan pada operator untuk mengakses data SIN,” katanya.

 

Berkaitan dengan number portability, Suryatin mengingatkan, konsep tersebut  malah bisa membuat kelola  data pelanggan makin kompleks atau minimum tidak ada dampaknya ke registrasi pelanggan.

 

Pada kesempatan lain, Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh mengugkapkan, pemberlakuan  SIN akan dimulai pada 2011 nanti.

 

”SIN akan memebereskan masalah kependudukan Indonesia. Agustus nanti akan dibahas tentang itu. targetnya pada Pemilu 2014 data dari SIN bisa digunakan untuk acuan daftar pemilih,” katanya.

 

Juru bicara Depkominfo Gatot S Dewo Broto  menambahkan, investasi yang dibutuhkan untuk SIN tidaklah besar karena setiap departemen telah memiliki anggaran teknologi informasi.

 

”Depkominfo bersama Deperin hanya sebagai pendukung. Tulang punggung dari program ini adalah Depdagri, karena data kependudukan dipegang departemen tersebut. Jadi, kita tinggal menunggu bola dari Depdagri saja,” katanya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s