140709 RIM Dinilai Lecehkan Regulator

blackberry-boldJAKARTA—Langkah prinsipal BlackBerry, Research In Motion (RIM), mengumumkan pembukaan layanan purnajualnya pada 26 Agustus mendatang ke media massa dinilai melecehkan regulator telekomunikasi.

“Seharusnya RIM memberitahukan langsung kepada regulator dalam hal ini Ditjen Postel dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Hal ini karena RIM berbisnis di Indonesia dimana ada regulator yang mengatur, bukan dengan media massa,” tegas Direktur Kebijakan dan Perlindungan Konsumen Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi Indonesia (LPPMI) Kamilov Sagala kepada Koran Jakarta, Senin (13/7).

Kamilov meminta, regulator menunjukkan ketegasan dengan membekukan secepatnya Sertifikasi A milik RIM setelah lewat tenggat waktu yang diberikan yakni 17 Juli 2009. “Langsung dibekukan, jangan ada proses administratif. Bangsa ini tidak boleh kalah dengan pemodal asing,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo Gatot S Dewo Broto memastikan, mengambil tindakan tegas  RIM  jika pada 17 Juli nanti tidak membuka layanan purnajual di Indonesia. Selama periode tersebut BlackBerry tidak boleh masuk ke Indonesia baik yang sudah dipesan sebelumnya atau kapal sudah merapat di pelabuhan lokal.

RIM adalah prinsipal perangkat BlackBerry yang menjual produknya secara eksklusif kepada mitra lokal yakni Telkomsel, XL, Indosat, dan Axis. Postel mengeluarkan surat pada 1 Juli lalu yang mendesak RIM untuk membuka layanan purnajual. Jika permintaan tidak terealisasi maka sertifikasi A akan dibekukan 15 hari kerja setelah surat keluar.

Kabar beredar mengatakan RIM pada tanggal 26 Agustus akan membuka   fasilitas reparasi resmi guna memperluas dan mendukung kemampuan layanan purna jual. Selain itu, RIM  juga sudah mulai melengkapi   BlackBerry yang dipasarkan operator lokal dengan buku manual dan kartu garansi berbahasa Indonesia.

Secara terpisah, Chief Marketing Officer Axis Johan Buse enggan berkomentar tentang nasib penjualan perdana BlackBerry secara komersial miliknya pada akhir Juli nanti. “Saya tidak mau bicara hal itu dulu,” katanya.

Sementara itu, GM Pemasaran Telkomsel Nirwan Lesmana mengungkapkan, menjelang tutup bulan ini akan membuka pusat pelayanan BlackBerry yang dikelola oleh Telkomsel. “Kami akan segera membuka pusat penjualan dan pelayanan BlackBerry. Ini tidak ada hubungannya dengan permintaan regulator pada RIM,” katanya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s