140709 MA-60 Memang Bermasalah

merpatiJAKARTA–Pesawat MA-60 buatan Xian Aircraft China yang dikirimkan ke Merpati Nusantara Airlines ternyata  memang bermasalah sebelum dioperasikan.

“Sayap belakang (Rudder) mengalami keretakan sebelum dioperasikan. Itu hasil Investigasi sementara yang  didapatkan,” kata investigator Komite Nasional KeselamatanTransportasi (KNKT), Mardjono di Jakarta, Senin (13/7).

Diungkapkannya, kerusakan terjadi sebelum pesawat dioperasikan. “Jika pabrik pesawat dengan kualitas produksi yang baik tentu akan membuat  spare part dengan kualitas yang rata-rata juga baik. Tetapi di pesawat ini sepertinya tidak terjadi,” katanya.

Menurut dia, pabrik yang baik dalam 100 spare part yang diproduksi,  tidak ada yang rusak dan kualitasnya sama.

“Tetapi ini baru kesimpulan sementara, pemeriksaan akan tetap dilanjutkan  hingga dua pekan ke depan. Setelah selesai, tim investigasi baru akan memberikan keterangan mengenai MA-60 itu,” katanya.

Merpati sendiri telah melakukan langkah lain guna mengatasi tidak bagusnya kualitas MA-60 yaitu dengan mengadakan tender penyewaan pesawat ATR sebagai ganti MA-60.

Sebelumnya Merpati telah menghentikan penerbangan pesawat MA60buatan Xian Aircraft asal China setelah ditemukannya kerusakan dibagian rudder atau sayap belakang pesawat.

Xian sendiri  sudah mendatangkan dua pesawat dengan cara sewa tersebut sebelum akhirnya akan dibeli secara resmi oleh perusahaan Merpati.[Dni]

140709 Sosok Menkominfo Harus Paham Teknis TIK

JAKARTA–Presiden terpilih nantinya diminta untuk memilih Menkominfo yang memahami teknis dan bisnis industri telematika.

“Sosoknya harus paham dua hal tersebut. Bisa berasal dari Partai Politk (Parpol) atau komunitas telematika,” saran Co-Chairman Indonesia Group Against Digital Divide (Igadd) di Jakarta, Senin (13/7).

Dikatakannya, pemerintah mendatang harus memberikan porsi yang besar untuk pembangunan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), terutama broadband. “Selama ini definisi infrastruktur selalu jalan raya atau bandara. Padahal broadband bisa juga mendorong pertumbuhan ekonomi. Untuk itu Depkominfo butuh sosok yang tepat di tempat yang benar,” katanya.

Ilham mencontohkan, Amerika Serikat yang menggelontorkan dana sebesar 9 miliar dollar AS untuk pembangunan broadband. Hal ini karena Presiden Barrack Obama sudah sadar ekonomi ke depan berbasis broadband.

Menurut Ilham, pengembangan broadband harus mencakup tiga hal yakni useable, afforadable, dan empowering. “Selama ini broadband banyak digunakan untuk hal konsumtif seperti games. Harusnya teknologi ini bisa membuat perubahan transaksional sehingga mendorong perekonomian negara,” katanya.

Co-Chairman Igadd Craig W Smith menambahkan, pihaknya akan beraudiensi dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secepatnya untuk mempromosikan broadband. “Kami akan membantu untuk menarik investor asing mendanai proyek infrastruktur broadband di Indonesia seperti Palapa Ring. Bahkan Presiden Obama dalam lawatannya ke Indonesia akan diminta menyertakan juga punggawa silicon valley seperti Mark Zuckerberg, inisiator Face Book,” katanya.

Menurut Craig, belum terealisasinya Palapa Ring tak dapat disalahkan dari model bisnis yang diusung yakni hanya membangun backbone tanpa memikirkan last mile. “Ini membuat pihak swasta berfikir ulang. Sedangkan pemerintah sendiri terkesan tidak memberikan arahan yang jelas. Ke depan dengan pemerintahan baru, kesalahan ini jangan terulang,” tandasnya.[Dni]

140709 RIM Dinilai Lecehkan Regulator

blackberry-boldJAKARTA—Langkah prinsipal BlackBerry, Research In Motion (RIM), mengumumkan pembukaan layanan purnajualnya pada 26 Agustus mendatang ke media massa dinilai melecehkan regulator telekomunikasi.

“Seharusnya RIM memberitahukan langsung kepada regulator dalam hal ini Ditjen Postel dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Hal ini karena RIM berbisnis di Indonesia dimana ada regulator yang mengatur, bukan dengan media massa,” tegas Direktur Kebijakan dan Perlindungan Konsumen Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi Indonesia (LPPMI) Kamilov Sagala kepada Koran Jakarta, Senin (13/7).

Kamilov meminta, regulator menunjukkan ketegasan dengan membekukan secepatnya Sertifikasi A milik RIM setelah lewat tenggat waktu yang diberikan yakni 17 Juli 2009. “Langsung dibekukan, jangan ada proses administratif. Bangsa ini tidak boleh kalah dengan pemodal asing,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo Gatot S Dewo Broto memastikan, mengambil tindakan tegas  RIM  jika pada 17 Juli nanti tidak membuka layanan purnajual di Indonesia. Selama periode tersebut BlackBerry tidak boleh masuk ke Indonesia baik yang sudah dipesan sebelumnya atau kapal sudah merapat di pelabuhan lokal.

RIM adalah prinsipal perangkat BlackBerry yang menjual produknya secara eksklusif kepada mitra lokal yakni Telkomsel, XL, Indosat, dan Axis. Postel mengeluarkan surat pada 1 Juli lalu yang mendesak RIM untuk membuka layanan purnajual. Jika permintaan tidak terealisasi maka sertifikasi A akan dibekukan 15 hari kerja setelah surat keluar.

Kabar beredar mengatakan RIM pada tanggal 26 Agustus akan membuka   fasilitas reparasi resmi guna memperluas dan mendukung kemampuan layanan purna jual. Selain itu, RIM  juga sudah mulai melengkapi   BlackBerry yang dipasarkan operator lokal dengan buku manual dan kartu garansi berbahasa Indonesia.

Secara terpisah, Chief Marketing Officer Axis Johan Buse enggan berkomentar tentang nasib penjualan perdana BlackBerry secara komersial miliknya pada akhir Juli nanti. “Saya tidak mau bicara hal itu dulu,” katanya.

Sementara itu, GM Pemasaran Telkomsel Nirwan Lesmana mengungkapkan, menjelang tutup bulan ini akan membuka pusat pelayanan BlackBerry yang dikelola oleh Telkomsel. “Kami akan segera membuka pusat penjualan dan pelayanan BlackBerry. Ini tidak ada hubungannya dengan permintaan regulator pada RIM,” katanya.[dni]

140709 Kinerja Jaringan di Kala Pilpres: Mencicipi Berkah Pesta Demokrasi

kampanyePemilihan Umum Presiden (Pilpres) baru saja usai pekan lalu. Meskipun secara resmi belum ada keputusan dari penyelenggara yang keluar menjadi pemenangnya, berkat  kemajuan akademis bernama hitung cepat (Quick Count), rakyat sudah bisa memprediksi bahwa Pilpres hanya akan satu putaran dan pasangan Susilio Bambang Yudhoyono-Boediono  keluar menjadi pemenang.

Berbeda dengan Pemilihan Umum Legislatif (Pilleg) dimana tingkat partisipasi masyarakat lumayan rendah, tidak demikian di Pilpres. Masyarakat seolah-olah tidak mau kehilangan haknya menentukan pemimpin dan ingin menikmati pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Dampak dari tingginya partisipasi masyarakat tersebut membuat  operator telekomunikasi akhirnya mencicipi juga berkah dari pesta demokrasi. Hal itu bisa terlihat dari adanya lonjakan trafik telekomunikasi untuk suara, SMS, dan data yang dialami oleh beberapa operator saat hari H Pilpres (8/7).

Tercatat, Telkomsel dengan   67 juta pelanggan seluler pada hari H Pilpres  mengalami kenaikan   pengiriman SMS sebesar 17 persen  atau menjadi 413 juta SMS dari per hari yang biasanya sebesar   350 juta SMS. Jika diasumsikan satu kali pengiriman SMS sebesar 150 rupiah, maka Telkomsel dalam satu hari meraup keuntungan sebesar 61.95 miliar rupiah.

“Kenaikan akibat Pilpres yang bersamaan dengan liburan sekolah. Jadi, ada yang berkoordinasi untuk kandidat, tetapi ada juga karena murni menghubungi kerabat,” ungkap Manager Corporate Communication Telkomsel Suryo Hadiyanto di Jakarta, Senin (13/7).

Juru bicara Indosat Adita Irawati mengungkapkan, saat Pilpres lalu operator yang sahamnya dikuasai oleh Qatar Telecom tersebut  mengalami kenaikan trafik suara  sebesar 33,46 persen  dibandingkan dengan trafik hari biasa mulai  1 Juni  2009.

Sementara untuk trafik SMS, kenaikan mulai terjadi juga pada beberapa hari menjelang Pilpres, dimana kenaikan trafik SMS pada 8 Juli 2009 sebesar 10,32 persen dibandingkan dengan trafik hari biasa di awal Juni dengan total volume SMS pada hari tersebut 242,8 juta SMS. Jika dikonversi ke rupiah dengan asumsi pengiriman satu SMS sebesar 150 rupiah, maka Indosat saat Pilpres meraup keuntungan sekitar 36,42 miliar rupiah.

Sedangkan  untuk trafik data (2G dan 3G), terlihat peningkatan trafik yang terus berlanjut setiap hari, dimana trafik harian pada saat Pilpres 8 Juli 2009 sebesar 14,6 terabyte per hari. Hal itu   meningkat  13,53 persen jika dibandingkan trafik data pada awal Juni.

“Lonjakan trafik   terjadi hampir merata di semua wilayah, namun kenaikan tertinggi terjadi di beberapa tempat berturut-turut antara lain Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat,” kata Adita.

Berbeda dengan dua pesaingnya,  XL justru mengalami lonjakan tajam pada layanan suara, tetapi loyo dalam pengiriman SMS. Tercatat, XL dengan   25 juta pelanggan saat pilpres, trafik percakapan naik 7,1 persen menjadi 680 juta panggilan  dengan total volume naik 5,4 persen jadi 590 juta menit. Penggunaan data juga naik 24,1 persen  menjadi 1,8 terabytes

Pada hari biasa operator ini  mencatat total trafik percakapan 635 juta panggilan suara dengan total durasi 560 juta menit. Sementara untuk pesan singkat serta trafik data harian, XL tiap harinya menyalurkan 150 juta SMS dan data 1,45 terabytes.

Menurut Manager Corporate Communication XL, Febriati Nadira, trafik percakapan sudah mulai naik sebelum hari-H. “Naik 0,8 persen menjadi 640 juta panggilan. Namun di sisi lain, durasi telepon atau minute of usage-nya turun 3,6 persen menjadi 540 juta menit,” katanya.

Sementara untuk SMS, trafik sebelum dan saat hari-H malah turun. H-1 trafik SMS turun 2,7 persen menjadi 146 juta SMS. Sedangkan saat hari-H pilpres, trafik makin turun lagi, 3 persen menjadi 145 juta SMS.

Peningkatan signifikan justru terjadi pada penggunaan data, baik lewat akses GPRS maupun 3G. Penggunaan data XL sehari sebelum hari-H perlahan naik 10,3 persen menjadi 1,6 terabytes, sebelum akhirnya melesat 24,1 persen  menjadi 1,8 terabytes.

Senada dengan XL , Mobile-8 yang memiliki   3,3 juta pelanggan seluler dan fixed wireless access, mengaku mengalami penurunan pada trafik voice call dan SMS saat hari-H pilpres 8 Juli 2009.

“Jasa suara   cenderung menurun, panggilan untuk suara mencapai 966.000 panggilan,” ujar Head of Corporate Communication Mobile-8, Yolanda Nainggolan.

Sedangkan untuk  SMS, lanjutnya,  cenderung menurun yaitu sebanyak 1.9 juta SMS. Meski trafik voice call dan SMS drop, namun Mobile-8 masih bersyukur karena trafik data tidak ikut turun.

“Untuk data terjadi sedikit peningkatan yaitu 109.113,” kata Yolanda tanpa mau menyebut berapa persentase peningkatannya.

Perbandingan Pileg

Jika dibandingkan data Pileg dan Pilpres, maka memang benar  kemungkinan operator ikut mencicipi berkah pesta demokrasi. Saat pilleg,  Indosat dengan jumlah pelanggan sekitar 36 juta nomor   pada hari-H  hanya mengirim   SMS sebesar  221 juta SMS  atau naik  naik 4,7 persen ketimbang hari biasa.
Sedangkan  trafik Telkomsel selama hari H Pileg    untuk SMS  mencapai 325 juta sehari.  Terakhir, XL berhasil mengirimkan   SMS mencapai 148 juta atau naik 18,4 persen ketimbang hari biasa dengan 125 juta SMS.

Jika diprediksi pendapatan dari para operator pada hari H Pemilu hanya untuk layanan SMS,  Indosat meraup 33,15 miliar rupiah , Telkomsel (48,750 miliar rupiah), dan XL (22,2 miliar rupiah).

Direktur Commerce XL Joy Wahjudi mengatakan, secara trafik selama Pilpres memang terjadi kenaikan, namun secara penjualan kartu perdana dan voucher pulsa tidak ada lonjakan berarti.

“Lebih seru saat Pileg, banyak yang membeli kartu perdana secara gelondongan. Saat Pilpres fenomena itu tidak terjadi,” katanya.

VP Telkomsel Area Jabotabek Irwin Sakti menmbahkan, penjualan terjadi sama dengan masa kuartal kedua setiap tahunnya. “Tidak ada bedanya, sama dengan kuartal kedua setiap tahunnya dimana ada kenaikan dibandingkan kuartal pertama,” katanya.

Berbeda dengan Telkomsel dan XL yang tidak mengalami lonjakan penjualan berarti, Indosat justru mendapatkan kenaikan penjualan sebesar 10 persen. “Saya tidak bisa ungkap besarnya nominal rupiah, tetapi secara persentase ada kenaikan sebesar 10 persen untuk keduanya,” ungkap Kepala Pemasaran dan Merek Indosat Teguh Prasetya.

Berdasarkan catatan, setiap bulannya operator sekelas Indosat bisa meraih penjualan rat-rata sebesar satu triliun rupiah. Sedangkan dari sisi volume penjualan kartu perdana secara nasional bisa mencapai empat hingga lima juta nomor. Nomor yang terjual itu, akan menjadi pelanggan yang valid,  rata-rata adalah satu juta nomor setelah melewati waktu tiga bulan. Sedangkan nomor yang hangus akan dicuci ulang untuk dijual kembali.

Pada kesempatan lain, Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo Gatot S Dewo Broto mengaku gembira dengan kinerja jaringan operator telekomunikasi selama Pilpres dan Pileg lalu.

“Kita memang sudah mewanti-wanti operator untuk menjaga jaringannya. Terutama operator yang mendapatkan tender mengerjakan jaringan Pemilu. Selanjutnya diharapkan kinerja yang baik ini dipertahankan karena ada evaluasi kualitas layanan tahunan,” katanya.[dni]

140709 Lebih Fokus Ke Ritel

kampanyeMeskipun sudah dipayungi oleh regulasi untuk menyelenggarakan SMS kampanye, ternyata operator telekomunikasi tidak berminat untuk menggarap pasar tersebut secara serius.

Berdasarkan data yang diterima, semua operator tidak ada yang menjalin kerjasama dengan Partai Politik (Parpol) atau kandidat Calon Presiden (Capres) secara langsung.

“Tidak ada kerjasama eksklusif dengan Parpol atau Capres yang dijalin. Jika pun ada SMS kampanye, semua melalui penyedia konten,” tegas Kepala Pemasaran dan Merek Indosat Teguh Prasetya kepada Koran Jakarta, Senin (13/7).

Direktur Komersial XL Joy Wahjudi mengatakan, pihaknya juga tidak menjalin kerjasama dengan parpol atau Capres selama Pemilu lalu. “Karena itu prediksi saya kenaikan trafik itu campuran. Dampak dari  Pilpres dan libur sekolah,” katanya.

Bahkan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekelas Telkom pun seperti enggan untuk menjalin kerjasama dengan parpol atau Capres. “Tidak ada kerjasama. Kami lebih memilih fokus pada program ritel, seperti bonus bicara atau flexicombo bagi pelanggan,” kata VP Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia.

Sumber Koran Jakarta yang menjadi salah seorang anggota  tim sukses dari seorang kandidat Capres mengungkapkan, pihaknya juga enggan untuk menggandeng oeprator secara langsung karena tidak mau dideteksi arah program komunikasinya. “Kami lebih senang SMS Person to Person. Jadi, dari operator itu yang dibutuhkan hanyalah penyediaan kualitas jaringan yang baik,” katanya.

Kinerja Kuartal II

Terlepas dari tidak adanya kerjasama langsung tersebut, secara keseluruhan operator telekomunikasi pada kuartal kedua tahun ini akan menunjukkan kinerja yang membaik ketimbang kuartal pertama pada tahun ini. “Perhitungan dari keuangan belum keluar. Tetapi prediksinya akan membaik,” kata Joy.

Joy mengatakan, fokusnya pada kuartal kedua ini adalah meretensi pelanggan agar tetap setia menggunakan XL selama liburan sekolah. “Biasanya kompetitor menawarkan program yang bisa mengakuisisi pelanggan lama. Nah, ini coba dibentengi,” katanya.

Program yang diluncrukan XL untuk menyambut libur sekolah adalah   isi ulang kartu  selama tiga kali dengan pulsa minimal  10 ribu rupiah sekali isi, akan mendapat bonus pulsa panggil dan SMS ke sesama XL beserta akses internet dengan total bonus setara  66.500 rupiah.

Senada dengan Joy, Teguh pun memprediksikan hal yang sama. “Kami memang sadar ada event Pilpres, tetapi sebenarnya yang lebih dibidik itu adalah liburan sekolah. Hal ini karena dari tahun ke tahun masa kuartal kedua selalu memiliki kontribusi besar ketimbang kuartal pertama,” katanya.

Teguh mengungkapkan, trafik suara Indosat  menunjukkan peningkatan sejak tanggal 7 Juni 2009, dimana puncak kenaikan terjadi pada tanggal 21 Juni 2009 dengan peningkatan trafik sebesar 17,8 persen  dibandingkan dengan trafik hari biasa di awal bulan Mei.

Sementara untuk trafik SMS, kenaikan mulai terjadi pada tanggal 6 Juni, dengan puncak peningkatan trafik terjadi pada tanggal 20 Juni sebesar 14,3 persen dibandingkan dengan trafik hari biasa di awal Mei, dengan total volume SMS pada hari tersebut 245,8 juta SMS.

Sedangkan untuk trafik data (2G dan 3G), peningkatan trafik terus berlanjut setiap hari, dimana trafik harian pada akhir Juni sebesar 14,45 terabyte per hari. Ini meningkat 27,46 persen jika dibandingkan trafik data pada awal Mei 2009. “Produk yang ditonjolkan selama libur sekolah  adalah IM3 dengan program IM3 online-nya,” kata Teguh.

Untuk diketahui, biasanya operator telekomunikasi selalu membagi jangka waktu satu tahun dalam beberapa tahap untuk mengeruk keuntungan. Tahap pertama adalah liburan sekolah, kedua masa Ramadhan dan Lebaran, serta libur akhir tahun.

Biasanya untuk liburan sekolah diharapkan berkontribusi sebesar 15 persen bagi total pendapatan satu tahun. Selanjutnya, bulan Ramadhan sekitar 35 persen dari total pendapatan. Dan libur akhir tahun menyumbang sebesar 25 persen bagi pendapatan satu operator selama satu tahun.[dni]

130709 KPK-N Tolak Multicapital

JAKARTA— Komite Penyelamat Kekayaan Negara (KPK-N) menolak anak usaha Bumi Resources, PT Multicapital, sebagai mitra dari Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi pengelola 10 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara.

“Kami menolak keras masuknya perusahaan tersebut. Solusi yang optimal adalah membentuk konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mengelola 10 persen saham tersebut. Masuknya swasta bisa menjadi pintu masuk investor asing,” tegas Koordinator KPK-N Marwan Batubara kepada Koran Jakarta , Minggu (12/7).

Marwan meminta, pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk secepatnya bertindak dan menentukan sikapnya. “Jangan lamban dan terkesan dibiarkan. Kalau begini bisa habis harta rakyat,” tegasnya.

Marwan mengingatkan, jika menyerahkan pengelolaan kepada swasta dan nantinya untuk pendanaan masih mengandalkan investor asing maka kesempatan memperoleh peluang bisnis dari belanja operasional bagi masyarakat daerah akan berkurang. “Semua komponen masyarakat baik itu di NTB dan pusat harus bersatu menolak. Kerugian besar sedang menunggu di depan mata jika dibiarkan saja proses ini berjalan,” katanya.

Sebelumnya, Pemda NTB telah memenangkan Multicapital dalam beauty contest untuk mengelola 10 persen saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara. Nilai divestasi tersebut mencapai 4,1 triliun rupiah.

Keputusan memilih Multicapital sebagai mitra pemerintah daerah NTB ditetapkan, Sabtu 11 Juli 2009 setelah rapat antara tiga kepala daerah yakni Bupati Sumbawa, Sumbawa Barat dan Pemerintah Provinsi NTB di Hotel Grand Legi Mataram.

Multicapital dinilai sudah masuk dalam semua kriteria pemerintah NTB seperti sanggup memberikan keuntungan dan akan memberikan 25 persen nilai sahamnya. Tidak hanya itu, Multicapital juga dinilai memiliki skema akuisisi yang bagus dan sudah berpengalaman.

Usai keputusan tersebut, Multicapital bersama perusahaan bentukan Pemda NTB, Daerah Maju Bersaing, akan menandatangani nota kesepakatan dan membentuk perusahaan bersama. Nota kesepakatan itu harus ditandatangani kedua belah pihak selambat-lambatnya 14 hari sejak keputusan pemenang beauty contest. Jika dalam 14 hari kesepakatan tidak tercapai, maka kerjasama dianggap batal.[dni]

130709 Dephub Cari Formulasi Tekan Penyelundupan

JAKARTA—Departemen Perhubungan (Dephub) sedang mencari formulasi yang efektif untuk menekan penyelundupan barang melalui kapal penumpang dari Batam ke Tanjung Priok.

“Sedang dipikirkan beberapa formula yang strategis untuk menekan penyelundupan tersebut. Kami dapat info dari Dirjen Bea dan Cukai Anwar Suprijadi, tentang maraknya penyelundupan melalui rute tersebut. Sekarang sedang dikaji berbagai cara mengatasinya,” ujar Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal di Jakarta, akhir pekan lalu.

Jusman memastikan, usulan untuk menutup rute kapal penumpang Batam-Priok demi menghilangkan penyelundupan barang tidak mungkin dilakukan mengingat jalur tersebut masih banyak dibutuhkan oleh masyarakat.

“Usulan itu tidak bisa direalisasikan karena bukan kapalnya yang harus dihilangkan, tetapi para penyelundupnya. Dalam beberapa hari ke depan, akan dicarikan solusi terbaiknya,” katanya.

Secara terpisah, Sekjen Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parikesit menambahkan, penutupan memang tidak perlu dilakukan mengingat tingkat pergerakan lalulintas transportasi akan berbanding lurus terhadap pertumbuhan ekonomi.

Dia menyarankan, untuk mengatasi penyelundupan pemerintah cukup memperketat pengawasan dan pemeriksaan di pelabuhan. Cara tersebut, lebih efektif dalam mereduksi penyelundupan barang, dan juga akan membuat penumpang merasa aman, dibandingkan dengan penghapusan rute.

“Mobilitas perlu difasilitasi. Dalam kasus ini, perlu dilihat kalau jumlah penumpang biasa lebih banyak dibandingkan dengan penumpang yang sekaligus menyelundupkan barang. Harus seperti itu melihatnya, kalau tidak nanti semua rute transportasi di seluruh dunia bisa ditutup,” katanya.

Danang memaparkan sebenarnya penyelundupan juga kerap terjadi di moda transportasi lainnya, namun pengawasan yang ketat membuat volume pengiriman barang ilegal bisa direduksi bahkan dihilangkan. “Seperti pengawasan di bandara yang ketat, sehingga sekaligus membuat penumpang merasa aman,” paparnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Jussabella Sahea sebelumnya mengakui adanya penyelundupan melalui kapal penumpang, terutama dari Batam ke Tanjung Priok, yang dibawa oleh pedagang antarpulau.

Dia menuturkan Pelni kesulitan mencegah penyelundupan tersebut karena barang-barang itu diangkut oleh buruh pelabuhan. Diakuinya, keberadaan barang ilegal itu sangat mengganggu kenyamanan penumpang kapal laut karena menyita sebagian besar ruangan kelas ekonomi.

“Namun, petugas Pelni di darat ataupun di kapal tidak berdaya mencegah barang itu naik ke kapal karena dibenturkan dengan buruh pelabuhan yang bisa bebas masuk terminal penumpang di Batam,” katanya.

Selanjutnya, Sekretaris Perusahaan Pelni Abubakar Goyim mengungkapkan, perseroan akan mengoperasikan satu atau dua kapal berkonsep Three in One akhir tahun ini, menyusul adanya proses negosiasi investasi oleh investor lokal terhadap rencana itu.

Menurut dia, konsep kapal three in one akan menjadikan Pelni mampu mengangkut penumpang, kendaraan dan barang (kargo) sekaligus.”Selama ini kan mayoritas dari 33 kapal kita adalah hanya angkut penumpang dan baru satu KM Gunung Dempo yang berkonsep two in one yakni barang dan penumpang,” katanya.

Dia mengaku, dalam beberapa tahun terakhir, konsep itu belum diminati oleh calon investor, tetapi dalam satu atau dua tahun terakhir ternyata ada.

Dikatakannya, Pelni jauh-jauh hari sudah menyiapkan dua kapalnya yakni KM Dobonsolo dan KM Ciremai, kedua tipe 2000 penumpang, untuk direkondisi menjadi kapal dengan konsep tiga menjadi satu itu.[dni]