040607 ASC-UE Rekomendasikan Pencabutan Larangan Terbang

pesawatJAKARTA: Air Safety Committee Uni Eropa (ASC- UE) merekomendasikan empat maskapai penerbangan nasional dari daftar hitam (black list) maskapai yang dilarang terbang ke kawasan Eropa.

Keempat maskapai itu yakni PT Garuda Indonesia, PT Mandala Airlines, PT Airfast Indonesia dan PT Ekspres Transportasi Antarbenua (Premiair).

Dirjen Perhubungan Udara Departemen Perhubungan Herry Bakti S. Gumay mengatakan informasi itu diperoleh dari Ketua Air Safety Committee (ASC) UE Daniel Calleja tentang rekomendasi positif mengenai kemajuan keselamatan penerbangan RI.

“Informasi yang diterima  ASC telah mengeluarkan rekomendasi untuk mengangkat empat maskapai penerbangan RI yakni Garuda, Mandala, Airfast dan Premiair dari daftar larangan terbang UE,” katanya saat dihubungi, Jumat, (3/7).

Empat maskapai yang dikeluarkan dari daftar larangan terbang ke Eropa sejalan dengan program percepatan (fast track) Dephub untuk mengeluarkan keempat maskapai itu dari daftar hitam UE sejak 6 Juli 2007.

Herry mengungkapkan keputusan resmi pencabutan larangan terbang ke Eropa untuk empat maskapai nasional masih menunggu proses internal di Komisi Eropa yang membutuhkan waktu sekitar sembilan hari ke depan.

“Keputusan resmi UE  baru akan dikeluarkan sekitar dua minggu yakni setelah proses penerjemahan ke dalam 22 bahasa penandatangan oleh komisioner EU,” ujarnya.

Konsellor bidang ekonomi kedubes RI untuk Brussels Mohammad Syarif Alatas membenarkan,  ASC-UE  telah mengeluarkan pendapat yang positif mengenai kemajuan kinerja keselamatan penerbangan RI dan merekomendasikan untuk mencabut 4 (empat) maskapai penerbangan RI.

“Pengumuman resmi dikeluarkan kurang lebih 2 (dua) minggu dari sekarang, yaitu setelah proses penerjemahan ke dalam 22 (dua puluh dua) bahasa resmi Uni Eropa dan penandatanganan oleh Komisioner untuk Urusan Transportasi,” katanya melalui keterangan tertulis.

Secara terpisah, Dirut Garuda Emirsyah Satar menyatakan pihaknya menyambut baik rekomendasi ASC UE yang akan mengeluarkan maskapainya dari daftar larangan terbang ke Eropa.

Untuk itu, lanjutnya, Garuda segera mempercepat proses pembukaan kembali rute penerbangan ke Eropa khususnya ke Amsterdam Belanda.

“Garuda perlu melakukan persiapan operasional sebelum terbang ke Amsterdam. Ini akan memakan waktu kurang lebih sembilan bulan,” kata Emirsyah.

Managing Director PT Ekspres Transportasi Antarbenua (Premiair) Ari Singgih, menegaskan pihaknya yakin  maskapainya akan dikeluarkan dari daftar hitam maskapai yang dilarang ke Eropa.[Dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s