190609 Sertifikasi Perangkat Lunak Tidak Mampu Tekan Pembajakan

JAKARTA–Pemberian sertifikasi kepada perangkat lunak yang dikeluarkan oleh pemerintah dinilai tidak mampu menekan praktik pembajakan di pasar.

“Tidak cukup hanya dengan sertifikasi. Indonesia perlu menyediakan pengadilan khusus mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HaKI). Pengadilan seperti ini ada di India dan Malaysia dan terbukti ampuh menekan pembajakan,” ujar Vice President Bussines Software Alliance (BSAJeffery Hardee, di Jakarta, Kamis (18/6).

Menurut dia, perangkat lunak harus mendapatkan perlindungan yang kuat dari pemerintah mengingat produknya sarat dengan kekayaan intelektual.

“Kebutuhan akan perangkat lunak bersertifikasi itu lumayan tinggi. Apalagi pengapalan Personal Computer (PC) di Indonesia cukup tinggi,” katanya.

Pada kesempatan sama, perwakilan BSA di Indonesia Dhonny A Sheyoputra, membantah keras program pemberian piagam HKI oleh perusahaanya untuk standarisasi perangkat lunak legal di perusahaan sebagai salah satu cara merengkuh keuntungan.

“Tidak benar itu. Pemberian sertifikasi bukan untuk menakuti perusahaan agar menggunakan perangkat milik vendor tertentu,” katanya.

Menurut dia, pemberian sertifikasi tersebut sebagai bagian dari penghargaan atas kekayaan intelektual. “Ini juga bagian dari penghargaan bagi perusahaan yang menggunakan perangkat lunak bersertifikat,” tegasnya.[Dni]

190609 Libur Sekolah : Penjualan Tiket Batavia Meningkat 15%

JAKARTA–Maskapai penerbangan swasta, Batavia Air, memperkirakan penjualan tiketnya akan mengalami peningkatan sebesar 10 hingga 15 persen selama periode libur sekolah tahun ini.

“Setiap harinya armada Batavia yang berjumlah total 36 unit mampu mengangkut sekitar 18 ribu penumpang. Pada masa libur sekolah ini tentuya ada peningkatan tingkat isian. jika direpresentasikan dalam bentuk penjualan tiket, sekitar angka di atas,” ungkap Senior Sales Manager PT Metro Batavia Husni Salam di Jakarta, Kamis (18/6).

Dikatakannya, meskipun dari sisi penjualan terjadi peningkatan, tetapi perseroan menjamin tidak akan ada kenaikan biaya tambahan bahan bakar (Fuel surcharge).

“Meskipun harga minyak mentah kembali naik dan permintaan tinggi, tidak ada rencana kenaikan fuel surcharge. Misalnya untuk penerbangan di bawah satu jam masih sekitar 100 ribu rupiah,” katanya.

Selanjutnya Husni mengungkapkan, perseroan mulai tahun ini akan mulai serius menggarap pasar rute luar negeri seiring datangnya armada baru. Sejauh ini Batavia baru melayani dua rute internasional yakni Jakarta-Guang-Zhou ( China ) dan Jakarta-Kuching

(Malayasia).

“Rute terbaru yang dibuka adalah ke Jeddah dengan pesawat Airbus A330-200 terbaru,” katanya.

Pesawat berkapasitas 320 penumpang itu diharapkan setiap hariya akan memiliki tingkat isian sebesar 85 persen dengan lima kali penerbangan setiap minggunya. Sedangkan segmen yang dibidik adalah tenaga kerja dan umroh.

Public Relations Manager PT Metro Batavia Eddy Haryanto menambahkan, pasar TKI dan Umroh ceruknya besar dan sangat terbuka lebar, meski persaingan lumayan ketat.

Dijelaskannya, penerbangan ke Jeddah akan dibuka perdana pada 10 Agustus 2009 dengan harga tiket yang sangat ekonomis.

“Keunggulan Batavia pada penerbangan langsung dengan Harga tiket untuk satu kali penerbangan pergi-pulang ditawarkan mulai 911- 1.691 dollar AS,” jelasnya.

Selain penerbangan langsung, lanjutnya, pada hari-hari tertentu penerbangan

dari Jeddah menuju Jakarta , transit di Riyadh.

Edy mengharapkan, dibukanya penerbangan Batavia Air Jakarta-Jeddah nonstop dapat membuka peluang rute lainnya di Timur Tengah bisa digarap seperti Dubai

dan Abu Dhabi .

Berdasarkan catatan, maskapai yang membuka ke Timur Tengah belum lama ini adalah Garuda Indonesia ke Riyadh dan Damam. Tak lama lagi, Lion Air akan ikut menggarap pasar Jakarta-Jeddah. Frekuensi penumpang ke rute tersebut sebesar dua ribu jiwa untuk pergi dan 1.500 jiwa ketika pulang.[dni]