090609 Menneg BUMN Pertahankan Tanri

logo_telkomJAKARTA —Menneg BUMN Sofyan Djalil masih mempertahankan  Tanri Abeng sebagai Komisaris Utama (Komut) di  PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) hingga usai Pemilihan Presiden (Pilpres) nanti.

Padahal, sesuai regulasi perseroan, Tanri yang pernah menjadi Menneg BUMN di era Presiden Habibie harus menyerahkan jabatan tersebut ke pengganti yang lebih muda. Hal ini karena   sejak awal  tahun ini masa jabatannya sudah habis dan tidak diperkenankan untuk menjabat selama dua periode sesuai regulasi perseroan.
“Kami memutuskan untuk menunda  pergantian   hingga usai    Pilpres ,” katanya di Jakarta , Senin (8/6).

Dikatakannya,   perpanjangan masa tugas itu tidak hanya  berlaku  bagi dewan komisaris tetapi juga dewan direksi.

Secara terpisah, Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah mengakui   jadwal Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Telkom akan diselenggarakan pada Jumat (12/6) dengan  agenda  yaitu pengesahan laporan keuangan dan pergantian komisaris.

”Jadwal dari RUPS memang pergantian dekom yang sudah habis masa jabatannya. Sedangkan untuk dewan direksi tidak ada. Jadi, jika ada ius bersiliweran di luar bahwa akan ada pergantian direksi, saya tidak bisa komentar,” katanya.

Sementara Anggota DPR Deddy Djamaluddin meminta pergantian komisaris tetap dilakukan mengingat personil yanga ada sekarang tidak bisa membawa Telkom menuju arah lebih baik. “Sudah saatnya komisaris diisi oleh anak-anak muda. Bukan hanya menjadi tempat istirahat rekanan dari penguasa,” katanya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s