060609 Pungutan yang Berlaku di Bandara Hanya PJP2U

JAKARTA—Regulator penerbangan menegaskan pungutan yang berlaku di bandara hanya  Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau  Passenger Service Charge (PSC) bagi pengguna bandara.

“Para penguna hanya wajib membayar PJP2U, di luar itu tidak wajib,” tegas Dirjen Perhubungan Udara, Dephub, Herry Bhakti S. Gumay di Jakarta, Jumaat, (5/6).

Regulator mengeluarkan  penegasan   tersebut terkait dengan maraknya permohonan pemerintah daerah (Pemda)   pada sejumlah bandara di Indonesia seperti Bandara Hasanudin Makassar dan Bandara Soekarno-Hatta Jakarta yang memungut ‘pajak’ di luar PJP2U.

“Pungutan ‘pajak’ dari pemda setempat di lingkungan bandara, sebenarnya bukan pajak, sehingga tidak wajib penumpang memenuhinya,” katanya.

Menurut dia, secara perundangan sebenarnya hanya pajak bandara melalui PSC atau PJP2U (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara) yang wajib dipenuhi oleh penumpang karena ada pelayanan (service) yang diterima para calon penumpang di terminal hingga berangkat.

“Apa pun jenis pungutan atau retribusi pemda di bandara, tidak wajib dipenuhi oleh penumpang, selain karena dasar hukumnya tidak kuat, juga tidak ada layanan  yang diterima oleh para calon penumpang,” katanya.

Dia menyarankan, jika ada pungutan dimasukkan  dimasukkan dalam komponen parkir di bandara. “Tetapi ini perlu dikaji dan dikoordinasikan dulu,” katanya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s