020609 Dana USO Harus Dioptimalkan

JAKARTA—Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) meminta pemerintah untuk mengoptimalkan dana Universal Service Obligation (USO) yang tersimpan dalam rekening negara untuk menyukseskan transformasi sosial.

“Harus diingat kutipan USO itu adalah sumbangan industri tidak hanya untuk membuka akses telekomunikasi, tetapi melakukan transformasi sosial. Sebaiknya jika masih ada dana USO dioptimalkan penggunaannya, salah satunya untuk pembangunan Palapa Ring,” ujar Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nonot Harsono kepada Koran Jakarta, Senin (1/6).

Nonot menegaskan, dana yang menjadi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) adalah   pungutan Biaya Penyelenggaraan (BHP)  sebesar    0,50 persen dari pendapatan kotor opeator, sedangkan untuk USO sebesar 1,25 persen dari pendapatan kotor bukanlah murni hak negara.

Dikatakannya, jika dana USO digunakan sebagai alat transformasi maka tidak tepat dana tersebut dikelola oleh Balai Telekomunikasi dan Informasi Pedesaan (BTIP) tetapi oleh Badan Pelaksana (BP) USO.

“Rasanya kalau BTIP itu identik dengan hanya membuka akses telekomunikasi. Jika ingin transformasi sosial dibuat BP USO,” katanya.

Secara terpisah, Ketua Komite Manajemen Palapa Ring Tonda Priyanto  mengatakan, XL belum secara resmi keluar  dari konsorsium Palapa Ring. “Kami baru mulai rapat minggu ini menentukan sikap terhadap XL. Jika benar XL mundur,  perlu dikaji kembali nilai investasi yang dibutuhkan dan rute yang akan dilaluinya,” katanya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s