010509 KPPU Pantau Praktik Waralaba

JAKARTA —Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan memantau praktik waralaba yang berpotensi melanggar UU No 5/99 tentang praktik persaingan tidak sehat.

“Meskipun dalam pasal 50 huruf b usaha waralaba termasuk hal yang dikecualikan, tetapi itu tidak membuat praktik usaha tersebut menjadi kebal dari pantauan KPPU. Kami akan mengeluarkan pedoman tentang waralaba agar tidak ada penyalahgunaan fasilitas yang diberikan untuk berusaha,” ujar Direktur Komunikasi KPPU A.Junaidi di Jakarta, Kamis (30/4).

Dikatakannya, waralaba selama ini memiliki keunikan karena memiliki ciri khusus dan dalam pasal 7 ayat 1 UU No 20/2008 tentang UMKM memberikan keistimewaan bagi waralaba.

Menurut Junaidi, jika digunakan pengertian secara teori banyak praktiuk dari waralaba berpotensi menyuburkan praktik monopoli seperti penetapan harga jual, persyaratan untuk membeli pasokan dari pemberi waralaba, pembatasan wilayah, persyaratan untuk tidak melakukan kegiatan usaha yang sama dalam jangka waktu terentu.

“Jika digunakan acuannya pasal-pasal di UU No 5/99 itu sudah banyak melanggar. Masalahnya kan ada pasal 50 huruf b. Tetapi itu tidak  membuat pengusaha waralaba menjadi aman. Jika terbukti melanggar aturan akan dihentikan perjanjian waralabanya,” katanya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s