270409 Maskapai Lokal Tidak Tertarik ke Darwin

JAKARTA—Maskapai lokal mengaku tidak tertarik untuk melayani penerbangan ke Darwin karena ingin lebih berkonsentrasi menggarap pasar domestik yang menawarkan keuntungan ekonomis.

Demikian rangkuman keterangan dari Direktur Umum Lion Air Edward Sirait, Manajer Humas Sriwijaya Air Ruth Hanna Simatupang, dan Head Communication Mandala Airlines Trisia Megawati ketika dihubungi secara terpisah belum lama ini.

.

“Kami baru mengetahui rute Denpasar-Darwin itu akan ditawarkanoleh regulator. Namun, melihat rencana kerja manajemen, tahun ini kemungkinan besar tidak akan diambil karena Sriwijaya Air ingin fokus pada rute regional. Bahkan

rute Denpasar-Perth yang telah direncanakan sejak tahun lalu pun

ditunda,” katanya.

Diungkapkannya, Sriwijaya akan lebih fokus menggarap operasi di pasar domestik karena lebih menguntungkan ketimbang rute internasional. Berdasarkan catatan, tahun ini Sriwijaya akan membuka rute-rute di Indonesia bagian timur yang dianggap masih sangat prospektif. Selain membuka rute di ibukota provinsi, kerja sama dengan pemerintah daerah setempat pun dilakukan.

Kerjasama dengan pemda yang baru dilakukan pada Jumat lalu bersama Pemda Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, untuk melayani penerbangan dari kabupaten itu ke wilayah di

sekitarnya.

Sementara Trisia mengungkapkan, keinginan untuk menggarap pasar regional baru dilakukan setelah seluruh provinsi di Indonesia dilewati oleh Mandala. Saat ini Mandala baru menerbangi 17 provinsi dengan 25 rute.

“Kami fokus dulu menambah rute domestik tahun ini, terutama di Indonesia bagian timur. Sedangkan untuk rute internasional belum ada rencana tahun ini,” ujarnya.

Senada dengan Trisia, Edward mengatakan, belum tertarik untuk menggarap rute ke Australia karena saat ini pasar sedang turun. “Jika maskapai sekelas Garuda saja mengatakan rute tersebut mengalami kerugan, terus kenapa kami harus mengambil rute tersebut. Tentu Lion Air ingin belajar dari pendahulu,” katanya.

Dikatakannya, pasar domestik masih menjanjikan untuk digarap ketimbang fokus ke luar negeri saat ini mengingat di masa krisis biaya operasional harus bisa ditekan.

Sebleumnya, Departemen Perhubungan (Dephub) menimbang untuk menawarkan rute penerbangan ke Darwin , Australia , bagi maskapai lokal yang tertarik menggantikan Garuda Indonesia .

Menurut Dephub, masih ada beberapa maskapai yang mampu untuk menerbangi rute tersebut seperti Lion Mentari Airlines (Lion Air) dan Mandala Airlines atau melakukan kerjasama code share.

Masih menurut Dephub, penerbangan ke Darwin telah dilakukan sejak lama dan sangat disayangkan bila rute tersebut ditutup gara-gara hanya karena load factornya turun drastis. Apabila rute benar-benar tutup, diperkirakan nantinya akan menjadi masalah. Karena untuk membukanya lagi butuh perizinan lagi.

Garuda Indonesia sendiri memutuskan untuk menutup rute Denpasar – Darwin akibat menurunnya tingkat isian (load factor) di rute tersebut. Hal ini disebabkan oleh terus menurunnya penumpang akibat krisis keuangan global. Sebelumnya, maskapai asal Australia , Qantas dan Royal Brunei juga menutup rute yang sama.[dni]