310309 Laba Bersih BTEL Turun 5,2 Persen

logo btelJAKARTA–Laba bersih PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mengalami penurunan sebesar 5,2 persen pada tahun 2008. Tercatat, pada 2008 pemilik merek dagang Esia tersebut hanya membukukan laba bersih sebesar 136,8 miliar rupiah, sementara pada 2007, laba bersih y dibukukan sebesar 144,3 miliar rupiah.

Presiden Direktur Bakrie Telecom Anindya N Bakrie mengungkapkan, pemicu dari turunnya laba bersih karena pada 2008 perseroan membukukan kerugian kurs sebesar 44,5 miliar rupiah akibat depresiasi rupiah dari posisi 9.419 rupiah menjadi 10.950 rupiah per dollar AS.

“Belanja modal kami banyak dipenuhi mata uang asing. Kerugian tak dapat ditolak meskipun sudah melakukan lindung nilai,” katanya di Jakarta , Senin (30/3).

Berdasarkan catatan, BTEL untuk tiga kedepan sejak tahun lalu berencana memiliki belanja modal sebesar 600 juta dollar AS. Pemenuhan melalui hutang, kas internal, dan vendor financing.

Anindya mengatakan, meskipun laba bersih mengalami penurunan tetapi laba operasional perusahaan naik 19 persen dari 318,3 miliar rupiah pada 2007 menjadi 378,6 miliar rupiah pada tahun lalu.

Kinerja keuangan lainnya yang menunjukkan hasil positif adalah BTEL raihan pendapatan kotor perusahaan sebesar 2.805,3 miliar rupiah atau naik 67,8 persen dibanding periode 2007 sebesar 1.672,0 miliar rupiah.

Kenaikan pendapatan tersebut terutama didorong oleh faktor kenaikan laju pertumbuhan pelanggan yang mencapai 91,2 persen. Pada akhir tahun 2007 jumlah pelanggan Bakrie Telecom baru mencapai 3,8 juta sedangkan pada akhir tahun 2008 jumlah ini meningkat hingga mencapai 7,3 juta pelanggan. Pada akhir tahun ini perseroan menargetkan perusahaan meraih 10,5 juta pelanggan.

Pertumbuhan pendapatan kotor perusahaan diikuti pula dengan kenaikan pendapatan bersih. Di tahun 2008 Bakrie Telecom mencatat pendapatan bersih sebesar 2.202,3 miliar rupiah. Jumlah ini meningkat 70,7 persen dibanding pencapaian pendapatan bersih perusahaan tahun 2007 sebesar 1.289,9 miliar rupiah.

Pencapaian positif diperlihatkan pula dari EBITDA perusahaan. Jika pada 2007 EBITDA perusahaan sebesar 545,4 miliar rupiah maka pada 2008 EBITDA perusahaan tumbuh 50,9 persen menjadi 822,7 miliar rupiah.

Secara terpisah, Direktur Korporasi Bakrie Telecom Rakhmat Junaedi mengungkapkan, pada minggu ketiga April ini perseroan akan mengumumkan dua agenda penting yakni pengumuman pemenang tender menara dan peluncuran Sambungan Langsung Internasional (SLI).


“Tidak ada lagi penundaan. Dua agenda itu akan direalisasikan minggu ketiga bulan ini,” tegasnya.

Untuk diketahui, penjualan 543 menara seharusnya telah selesai dilakukan pada Januari lalu, namun dengan alasan ingin mendapatkan keuntungan yang lebih dari target 380 miliar rupiah, BTEL mengundurkan pengumuman pemenang hingga Februari lalu. Sayangnya, setelah Februari berlalu, pemenang hingga sekarang tidak diketahui rimbanya.

Sementara untuk program SLI seharusnya sudah diluncurkan pada Februari lalu juga. Sebelumnya, BTEL pada Januari lalu menegaskan telah mengantongi sertifikat Uji Laik Operasi (ULO) dan tinggal menunggu izin penyelenggaraan dari regulator.

Capex Indosat

Pada kesempatan lain, Direktur Utama Indosat Johnny Swandi Sjam mengungkapkan,

perseroan merencanakan memiliki belanja modal (Capital Expenditure/capex) sebesar 600 juta dollar AS yang akan digunakan untuk membangun aset tetap untuk mendukung ketiga lini bisnis yaitu seluler, data tetap dan telepon tetap pada tahun ini.

Angka tersebut menunjukkan penurunan lebih dari 54 persen dibandingkan 2008 dimana Capex Indosat mencapai 1,4 miliar dollar AS.

“Di tengah gejolak pasar saat ini, rencana disusun dengan konservatif sejalan dengan kebijakan perusahaan yang penuh kehati-hatian,” katanya sambil menambahkan sejauh ini baru sebatas rencana itu yang bisa diungkap ke publik oleh manajemen.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s