170309 Pemda Diharapkan Lebih Cerdik

Pemerintah Daerah (Pemda) diminta untuk lebih cerdik dalam melakukan penataan ruang guna mengatur pendirian menara telekomunikasi agar tidak merugikan investor.

“Fungsi dari Pemda itu adalah menjadi fasilitator dari pelaksanaan satu regulasi. Jangan sampai Pemda menjadi semacam kepanjangan tangan atau dimanipulasi oleh investor. Soalnya menara telekomunikasi itu fasilitas umum yang sarat investasi,” kata pengamat telematika Kristiono kepada Koran Jakarta, Senin (16/3).

Menurut dia, fenomena banyaknya kisruh penataan menara bersama di daerah-daerah tak dapat dilepaskan dari ketidaktahuan penguasa setempat akan aturan investasi atau UU anti monopoli.

“Jadinya banyak celah yang dimanfaatkan oleh investor. Seharusnya dalam melakukan penataan menara itu tidak boleh hanya menguntungkan satu pihak. Semua pemain harus mendapatkan kesempatan yang sama,” katanya.

Dicontohkannya, kasus terbaru di Badung dimana keluarnya Perda tentang menara bersama yang dituding banyak kalangan sarat dengan unsur monopoli dan menguntungkan satu investor saja.

Secara terpisah, pengamat telematika Gunawan Wibisono menyarankan regulator teknis untuk ikut membantu pemda dalam membuat cell planning pendirian menara. “Prakti di lapangan, Pemda tidak mengerti dengan cell planning. Akhirnya yang keluar ketentuan pembatasan jumlah menara secara ngawur. Ada baiknya regulator teknis di pusat turun ke daerah untuk mencegah black out sinyal,” katanya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s