Garuda Segera Selesaikan Restrukturisasi Hutang

Maskapai penerbangan pelat merah, Garuda Indonesia, akan segera menyelesaikan restrukturisasi hutangnya dengan European Credit Agency (ECA) pada semester pertama tahun ini.

”Jika bisa dikebut akhir kuartal pertama ini tentu lebih bagus. Tetapi maksimal semester pertama harus sudah selesai semuanya,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar di Jakarta, Selasa (3/3).

Garuda tercatat memiliki total hutang sebesar 800 juta dolar AS. Diperkirakan sekitar 465 juta dollar AS terbelit dengan ECA. Pada semester pertama 2008, manajemen Garuda juga berjanji membereskan restrukturisasi hutngnya dengan para kreditur, diantaranya Bank Mandiri.

Selanjutnya Emir mengatakan, perseroan pada tahun ini akan lebih fokus pada usaha menumbuhkan jumlah penumpang sebesar 15 hingga 20 persen ketimbang perolehan tahun lalu. Tercatat, pada tahun lalu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut mengangkut 10,1 juta penumpang (domestik dan luar negeri). Sedangkan tahun ini diprediksi maksimal bisa mengangkut 12 juta penumpang. .

”Target tersebut bisa terpenuhi karena Garuda akan memfokuskan untuk meningkatkan produksi pada penerbangan dalam negeri,” kata Emirsyah

Hal itu diperlihatkan dengan keberhasilan dari perseroan mendapatkan kepercayaan dari lembaga pembiayaan pesawat internasional, Dubai Aerospace Enterprise (DAE) Capital, guna membiayai pengadaan delapan Boeing 737-800 Next Generation.

“Pesawat tersebut berkapasitas sekitar 156 penumpang. Pengoperasian pesawat jenis itu bisa menghemat biaya operasional hingga 18 persen. Rencananya armada baru ini akan digunakan untuk penerbangan regional dan domestik,” katanya.

Direktur Angkutan Udara Departemen Perhubungan Tri S Sunoko menyambut gembira langkah Garuda menambah armadanya untuk rute domestik dan regional karena selama ini kapasitas dari maskapai tersebut terbatas melayani jalur tersebut.

“Garuda memiliki pasar yang unik. Maskapai ini bermain di pasar menengah ke atas. Karena itu tahun lalu untuk penerbangan domestik mereka kalah dari Lion Air yang berhasil mengangkut sekitar 9 jutaan penumpang. Diharapkan adanya armada baru akan membuat Garuda semakin kompetitif,” katanya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s