270209 Laba Bersih Indosat Turun 8 %

JAKARTA —PT Indosat Tbk (Indosat) membukukan laba bersih sebesar 1,88 triliun rupiah pada 2008 atau mengalami penurunan sebesar delapan persen dibandingkan periode 2007.

Direktur Utama Indosat Johnny Swandi Sjam mengungkapkan, turunnya laba bersih perseroan sebagai dampak kerugian nilai tukar mata uang akibat terdepresiasinya rupiah terhadap dollar AS.

“Meskipun perseroan telah melakukan lindung nilai (hedging) sebesar 52 persen dari total obligasi dan hutang dalam bentuk dollar AS, tetap saja ada kerugian akibat selisih nilai tukar itu sebesar 886 miliar rupiah,” ungkapnya di Jakarta, Kamis (26/2).

Dikatakannya, pada 31 Desember 2008 total hutang perusahaan adalah sebesar 21,76 triliun rupiah dengan komposisi 51 persen dalam rupiah dan sisanya dollar AS.

Direktur Keuangan Indosat Wong Heang Tuck menambahkan, hedging telah dilakukan oleh perseroan sejak 2004 dengan spot rate yang digunakan rata-rata di bawah sembilan ribuan rupiah.

” Ada banyak kontrak untuk memperbaharui hedging. Sebenarnya kerugian ini di luar operasional perusahaan dan semua entitas bisnis mengalami hal yang sama menjelang penutupan kuartal empat tahun lalu,” jelasnya.

Johnny mengakui, dampak krisis ekonomi juga membuat Earning Before Income Tax and Depreciation (EBITDA) dari perseroan melambat pada tahun lalu.

Tercatat pada 2007, EBITDA Indosat mencapai 8,714,8 miliar rupiah, sedangkan pada tahun 2008 sekitar 9,321,2 miliar rupiah atau tumbuh 6,7 persen.

Sementara EBITDA margin Indosat pada 2008 sekitar 50 persen atau turun 2,9 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu.

“Kalau EBITDA margin itu juga dipebgaruhi oleh persaingan di seluler dan turunnya tarif di jasa tersebut,” kata Johnny.

Selanjutnya Johnny mengatakan, pada 2008 perusahaan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar 18,66 triliun rupiah atau tumbuh 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sedangkan laba usaha diraih sebesar 4,73 triliun rupiah atau naik 5 persen dibandingkan 2007.

Layanan seluler memberikan kontribusi sebesar 76 persen bagi total pendapatan usaha perseroan. Disusul data tetap (15 persen) dan telepon tetap (9 persen).

“Layanan seluler dan telepon tetap tumbuh 11 persen dibandingkan tahun 2007. Sedangkan data tumbuh 26 persen,” kata Johnny.

Dikatakannya, jasa seluler Indosat berhasil menambah 12 juta pelanggan baru sehingga berjumlah 36,5 juta pelanggan pada 2008.

Sedangkan telepon tetap berjumlah 761 ribu pelanggan alias hanya tumbuh 21,3 persen ketimbang 2007.

Sementara Average Revenue Per Users (ARPU) dari jasa seluler mengalami penurunan sebesar 27 persen ketimbang 2007 atau hanya sebesar 38.600 rupiah.. Penurunan juga terjadi di ARPU telepon tetap sekitar 34 persen atau hanya meraih 22.900 rupiah.

Kedua jasa tersebut ditopang oleh 14.162 BTS pada 2008 atau ada penambahan sekitar 4 ribuan BTS pada tahun itu.

Sebelumnya, kerugian akibat nilai tukar juga dialami oleh pemain ketiga terbesar di pasar seluler yakni Excelcomindo Pratama (XL). Namun, XL secara kualitatif lebih kompetitif ARPU blended miliknya dengan perolehan 37 ribu rupiah berkat outgoing minutes sebesar 54,9 miliar menit. Padahal jumlah pelanggan XL hanya sekitar 26 juta nomor.

Sementara Indosat yang memiliki total 36,5 juta pelanggan hanya memiliki outgoing minute 474 miliar menit. Inilah yang menjadi salah satu pemicu turunnya ARPU blended Indosat pada tahun lalu.

Johnny ketika diminta pendapatnya tentang hal tersebut mengatakan, perseroan tidak berani berjudi dengan kemampuan jaringan dalam bermain tarif. “Kalau kami picu dengan tarif murah, kita khawatir trafik naik, tetapi jaringan ambrol,” jelasnya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s