170209 Depresiasi Rupiah Gerus Investasi Palapa Ring

satelitMelemahnya nilia tukar rupiah membuat nilai investasi dari megaproyek Palapa Ring tergerus sebesar 16 persen. Sebelumnya jika diukur dari dollar AS,proyek yang membangun serat optik di Kawasan Timur Indonesia (KTI) itu senilai 180 juta dollar AS, sekarang menjadi 150 juta dollar AS.

Depresiasi rupiah juga membuat proyek tersebut mundur terus pengerjaanya. Ketika proyek direncanakan, konsorsium mematok nilai tukar rupiah di kisaran 9 ribu rupiah per dolar AS, tetapi setelah ada krisis berubah menjadi 11 ribu rupiah per dolar AS.

“Akibat depresiasi rupiah, terjadi pergeseran jumlah total investasi Palapa Ring dalam dolar yang akan dikeluarkan untuk infrastruktur proyek itu,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Muhammad Nuh di Jakarta, Senin (16/2).

Menurut Nuh, sekarang ini pemerintah tengah mencari solusi untuk menutup defisit 30 juta dolar tersebut. “Kemungkinan besar yang bisa kita lakukan adalah pembebasan insentif pajak impor bea masuk untuk peralatan infrastruktur palapa ring,” katanya.

Terkait dengan pembebasan pajak, pemerintah, dalam hal ini Departemen Komunikasi dan Informatika sebagai fasilitator sudah mengajukan surat pada Departemen Keuangan sejak Januari 2009. Meski begitu, sampai saat ini belum ada kelanjutannya.

“Kemungkinan besar prosesnya akan cepat, karena pihak Departemen Keuangan berjanji akan memprioritaskan pembebasan pajak untuk sektor infrastruktur, termasuk infrastruktur telekomunikasi,” katanya.

Sebagai alternatif, selain pembebasan pajak, pemerintah juga akan menjajaki kerjasama dengan negara-negara Asia lain seperti China , Jepang, dan Korea . Alasannya, karena mereka mempunyai skenario besar untuk menghubungkan seluruh negara-negara di asia melalui infrastruktur fiber optik. “Bagaimana itu bisa tercapai kalau di antara negara-negara ASEAN sendiri belum terhubung. Karena itu saya yakin mereka akan membantu merealisasikan proyek Palapa Ring di Indonesia.” tuturnya.

Menkominfo memastikan, tahun 2009 ini proyek Palapa Ring tetap akan berjalan. Hanya mungkin ada modifikasi-modifikasi penting. “Salah satu contoh misalnya adalah beberapa daerah tidak memakai fiber optik, tetapi hanya menggunakan koneksi satelit,” jelasnya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s