170209 BRTI Minta Telkomsel dan CIA Mobile Bertanggungjawab

cellphoneBadan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) merealisasikan janjinya untuk memberikan sanksi bagi penyedia Konten, Cahaya Intiza Abadi (CIA Mobile), terkait penyelenggaraan SMS Premium Mutiara Hikmah bagi pelanggan Telkomsel pada tahun lalu.

“Kami telah mengeluarkan surat peringatan pada Senin (16/2). Intinya tidak hanya CIA saja yang harus menanggung kerugian pelanggan, Telkomsel juga,” tegas Anggota Komite BRTI Heru Sutadi, kepada Koran Jakarta, Senin (16/2).

Berdasarkan peyelidikan, Telkomsel dan CIA berpotensi melanggar ketentuan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Pasal tersebut menyebutkan penyelenggara telekomunikasi dilarang melakukan kegiatan usaha penyelenggaraan telekomunikasi yang bertentangan dengan kepentingan umum, kesusilaan, keamanan, atau ketertiban umum.

“SMS Premium yang diselenggarakan kedua pihak sarat penipuan. Misalnya nama pemenang dipalsukan dan layanan masih berjalan meskipun izin  sudah habis,” katanya.

Karena itu, lanjutnya, Telkomsel dan CIA wajib untuk mengganti biaya SMS kepada peserta kuis yang masih dapat mengirim SMS ke 3545 untuk layanan Mutiara Hikmah periode 1 Agustus 2008 – 9 Desember 2008.

BRTI juga meminta Tim Pertimbangan dan Pengawasan Undian Gratis Berhadiah (PP UGB) dan Departemen Sosial menindaklanjuti hadiah kuis yang belum diserahkan pada para pemenang berhak dan hadiah yang tidak terambil, sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan ternyata hanya ada dua nama pemenang yang eksis. Sedangkan tentang masa layanan, hingga belum lama ini masih bisa diakses. Padahal sesuai batas waktu kerjasama hanya diizinkan hingga Agustus 2008,” tegasnya.

CIA Mobile adalah rekanan Telkomsel yang menyediakan layanan SMS premium Mutiara Hikmah dengan kode akses 3545 khusus bagi 65 juta pelanggan Telkomsel. Indkasi penipuan yang dilakukan oleh perusahaan ini adalah memalsukan nama para pemenang kuisnya.


Secara terpisah, VP Product & Mobile Data Telekomsel Hendry Mulya Sjam mengatakan, Telkomsel akan segera menjawab surat tertulis dari BRTI tersebut.

Ketika dikonfirmasi tentang masig berfungsinya layanan milik CIA pada periode yang disebutkan oleh BRTI, Hendri mengungkapkan, CIA juga memiliki kerjasama dengan operator lain. “Kemungkinan besar nyasar ke Internet protocol milik kami. Jika dihitung kerugian yang dimaksud jumlahnya kecil sekali,” katanya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s