100208 Maskapai Penerbangan Diperkirakan Alami Kerugian Puluhan Ribu Dollar AS

JAKARTA —Maskapai penerbangan di Indonesia diperkirakan mengalami kerugian puluhan ribu dollar AS akibat ditutupnya Bandar Udara A Yani, Semarang Jawa Tengah karena banjir sejak Minggu (8/2).

“Satu penerbangan untuk Jakarta-Semarang dan sebaliknya itu membutuhkan biaya sekitar tujuh ribu hingga 10 ribu dollar AS. Itu jika kita ambil rata-ratanya terlepas dari jenis pesawat yang digunakannya. Kemarin (Minggu) kan banyak yang tidak bisa terbang, berarti satu maskapai kerugiannya bisa puluhan ribu dollar AS,” ungkap Kepala Humas Sriwijaya Air, Ruth HannaSimatupang kepada Koran Jakarta, Senin (9/2).

Sriwijaya sendiri memiliki enam penerbangan seharinya ke wilayah tersebut dari Jakarta dan sebaliknya. Jika menggunakan kalkulasi Hanna, maka maskapai tersebut pada Minggu kemarin mengalami kerugian sekitar 60 ribu dollar AS.

Pada Minggu (8/2) tercatat beberapa maskapai tidak bisa melakukan aktifitas untuk rute Jakarta-Semarang atau sebaliknya. Garuda Indonesia tidak mengaktifkan 12 kali penerbangan dan Mandala terpaksa membatalkan delapan penerbangan

“Angka itu hanya untuk penerbangan langsung Jakarta-Semarang. Masalahnya, Semarang itu juga menjadi hub (pengumpul) ke wilayah timur Indonesia . Karena itu kami mau kalkulasi terlebih dulu secara tepat kerugian yang diderita,” katanya.

Juru bicara Garuda Indonesia Pujobroto mengatakan, konsentrasi dari maskapainya saat ini adalah memberangkatkan penumpang yang terlantar untuk tujuan Semarang . “Kita terpaksa mengalihkan penerbangan ke kota yang dekat Semarang seperti Yogyakarta dan Solo. Untuk kerugian belum dihitung,” katanya.

Pujo mengungkapkan, mulai jam 5 sore hingga 9 malam pada Senin (9/2) Garuda memaksimalkan lima penerbangan untuk mengangkut 500 penumpang dengan tujuan Jakarta-Semarang. “Hingga jam 8.30 malam sudah ada empat penerbangan menyelesaikan tugasnya,” katanya.

Head Corporate Communication Mandala, Trisia Megawati mengatakan, penutupan bandara menyebabkan penerbangan Mandala terganggu. “Penutupan tersebut membuat ptensi penumpang ebanyak 1.440 orang pun hilang,” katanya.

Dikatakannya, efek domino dari penutupan bandara A Yani terjadi pada keterlambatan penerbangan di bandara lainnya yang terhubung langsung dengan rute ke Semarang . “Akibat penutupan bandara ini telah menyebabkan keterlambatan penerbangan untuk rute

dari Jakarta ke Balikpapan , Denpasar, Padang , Pekanbaru dan Surabaya ,” kata Trisia.

Juru Bicara Departemen Perhubungan Bambang S Ervan mengatakan pemerintah berusaha keras membuka kembali bandara A. Yani. “Sekarang digunakan sistem buka-tutup. Tadi pagi sempat dibuka, tetapi karena hujan deras, terpaksa ditutup kembali,” katanya.

Secara terpisah, pengamat penerbangan Suharto Madjid mengatakan, pengelola bandara seharusnya bisa mengantisipasi kejadian tergenangnya landasan pacu karena peristiwa itu sudah pernah terjadi sebelumnya.

“Saya dengar drainase-nya yang tidak beres. Karena ini sudah pernah terjadi seharusnya bisa diantisipasi oleh pengelola,” katanya.

Berkaitan dengan penutupan akibat cuaca buruk, Suharto mendukung keputusan tersebut karena sudah sesuai dengan regulasi. “Jika cuaca ekstrimmemang tidak diperbolehkan ada penerbangan. Dan ini harus dipahami oleh pengguna bandara,” katanya.[dni]