Dephub Pantau Penurunan Tarif Angkutan Umum

JAKARTA —Departemen Perhubungan (Dephub) berjanji akan memantau penurunan tarif angkutan umum di berbagai daerah di seluruh Indonesia .

“Pemantauan wajar dilakukan sebagai regulator pusat. Sejauh ini untuk angkutan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP), terjadi penurunan sebesar yang diharapkan regulator yakni turun 5 persen. Bahkan untuk beberapa daerah ada yang 12-15 persen,” kata Dirjen Hubungan Darat Suroyo Alimoeso di Jakarta, Jumat (30/1).

Diakuinya, untuk angkutan umum dalam kota di beberapa daerah masih belum terjadi penurunan. Hal ini karena di beberapa daera tersebut terdapat perbedaan modal investasi, armada yang berbeda, dan persoalan tarif yang sudah tetap.

” Ada di beberapa kota yang belum, seperti kota Jakarta sendiri, masih ada sebagian yang belum juga mau menurunkan tarif,” katanya.

Dikatakannya, masalah yang menjadi hambatan akan dikaji.”Tetapi saya ingatkan, sebenarnya untuk angkutan dalam kota itu kan ditentukan pemerintah daerah. Dan besaran penurunan mengacu pada tarif AKAP yang dibuat regulator pusat,” jelasnya.

.

Berkaitan dengan usulan pemda tertentu yang mengikutsertakan penurunan tarif dengan penghapusan aneka retribusi, Suroyo menilai hal itu sebagai stimulan bagi penyeleggara transportasi. “Di Jakarta saya dengar retribusi dan KIR akan dipotong. Ini stimulan yang bagus. Dan tidak ada lagi alasan bagi operator menolak penurunan tarif,” katanya.[dni]