270109 Pemda Badung Dinilai Arogan

menara2-11Pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Badung, Bali , dinilai arogan dengan tindakannya merubuhkan kembali menara telekomunikasi. Padahal, sebelumnya telah ada pembicaraan dengan pemerintah pusat terkait penataan menara di daerah tersebut.

“Pertemuan terakhir sudah menyepakati adanya pembahasan tentang aturan penataan menara di wilayah tersebut. Kenapa tiba-tiba ada perubuhan menara kembali. Terus-terang, kami kecewa sekali,” ujar juru bicara Depkominfo Gatot S Dewo Broto di Jakarta, akhir pekan lalu.

Untuk diketahui, setelah merubuhkan menara milik XL menjelang akhir tahun 2008 lalu, Pemda Badung kembali beraksi dengan merubuhkan satu menara pemancar telekomunikasi milik Indonesia Tower yang disewa sebagai menara bersama oleh Telkomsel, XL, Mobile-8 Telecom, dan Natrindo Telepon Seluler (Axis).

Akibat tindakan tersebut ribuan pengguna layanan telepon seluler Telkomsel, Excelcomindo Pratama, Mobile-8 Telecom, dan Natrindo Telepon Seluler (Axis), di Bali, dipastikan bakal kesulitan berkomunikasi. Dampak paling parah akan dirasakan oleh Telkomsel karena di menara itu operator tersebut memasang hub.

Gatot mengatakan, hingga sekarang tidak bisa menerima pola pikir Bupati Badung yang merasa Perda lebih tinggi dari Permenkominfo tentang Menara Bersama. “Bupati merasa karena keluar terlebih dahulu, Perda itu lebih tinggi ketimbang Permen. Ini kan , aneh. Akibatnya mereka bertindak tanpa mengindahkan regulasi yang lebih tinggi,” jelasnya.

Presiden Direktur Indonesia Tower, Sakti Wahyu Trenggono memperkirakan aksi perubuhan menara di Badung akan terus berlanjut. ” Milik Indonesia Tower masih ada dua menara lagi yang akan dirubuhkan. Ini aneh karena semua izin yang kami miliki lengkap,” ungkapnya.

Trenggono mengungkapkan, menerima surat edaran dari pemda Badung yang melarang pihaknya untuk memperpanjang izin menara.Dan surat edaran tersebut dikirmikan juga ke semua operator kecuali satu perusahaan yang menjadi rekanan Pemda yakni Bali Towerindo.

Bali Towerindo dikabarkan salah satu pemiliknya adalah anak Bupati setempat dengan dukungan dana dari Sinar Mas grup. Dugaan adanya dana Sinar Mas grup diperkuat dengan leluasanya anak usaha Sinar Mas, Smart Telecom, menguasai menara milik perusahaan tersebut.

Indikasi dimudahkannya Bali Towerindo melenggang di Badung diperkuat dengan leluasanya perusahaan tersebut membangun menara tanpa kendala berarti, meskipun tak jauh dari situ, menara milik XL dan Indonesia Tower baru saja dirubuhkan.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s