111108 Wimax Datang, 3G Tergusur?

wimax-1Datangnya teknologi baru selalu memakan korban. Biasanya yang menjadi korban adalah
teknologi lama atau teknologi yang sama dengan pendatang baru .

Wimax pun demikian. Secara harafiah, pesaing dari wimax adalah 3G. Kedua teknologi
ini bersaing karena sama-sama menghantarkan layanan broadband wireless access (BWA).

Meski banyak orang berdalih, wimax tidak akan mampu menjalankan mobile broadband
layaknya 3G, namun hal itu  dibantah oleh para praktisi.

“Umumnya pelanggan itu mengakses internet dalam keadaan diam. Bisa di hotel atau
di tempat lain di luar rumahnya. Nah, kalau begitu kan berarti dia sudah mobile.
Sangat jarang pelanggan akses internet dalam keadaan kecepatan tinggi,”kata
Praktisi Telematika Onno Purbo di Jakarta, belum lama ini.

Menurut Onno, jika perilaku pelanggan yang demikian menjadi acuan, maka kebutuhan
tersebut dapat dipenuhi oleh wimax. “Apalagi dalam implementasi nantinya ada
mobile wimax. Tentu ini akan menjadi ancaman serius bagi teknologi 3G,” jelasnya.

Apalagi, lanjutnya, secara investasi teknologi wimax lebih murah dibanding 3G. Jika
untuk 3G satu BTS bisa memakan biaya sebesar satu miliar rupiah, maka wimax hanya
membutuhkan biaya sekitar 60 juta rupiah. ‘Bahkan dua tahun lagi investasi untuk
infrstruktur wimax itu bisa setara dengan akses WiFi yang sebesar satu juta
rupiah,” ungkapnya.

Pada kesempatan lain, Pengamat Telematika Dimitri Mahayana  memperkirakan, jika
tender wimax digelar tahun ini maka dalam dua tahun ke depan layanan tersebut akan
booming di Indonesia. Hal ini karena beberapa operator sudah menyiapkan rencana
untuk mengembangkan teknologi tersebut. ”Syaratnya harus berjalan mobile wimax.
Karena ini memacu pelanggan menggunakan internet dimanapun,” katanya.

Syarat lainnya, pemerintah harus melonggarkan pemberian lisensi ke penyelenggara.
”Jangan dimahalkan. Cukup ditarik satu persen dari pendapatan kotor. Pasti tarif
murah ditawarkan ke masyarakat,” katanya.

Dia menyakini, tahap awal pemasaran Wimax akan menggerogoti para pengguna data
melalui 3G. Saat ini ada 1,5  juta pelanggan data 3G. ”Begitu Wimax datang,
teknologi 3G pasti tergusur,” yakinnya.

Menanggapi hal itu, President Qualcomm South East Asia/Pacific John Stefanac
mengatakan, bukanlah hal yang bijak bagi Indonesia untuk mengimplementasikan wimax
secara tergesa-gesa mengingat 3G sedang berkembang di negeri ini.

Menurut dia, jika acuannya adalah broadband access internet, maka itu semua dapat
dilayani oleh 3G mengingat teknologi ini berkembang secara bertahap seperti adanya
High Speed Downlink Packet Access (HSDPA), High Speed Uplink Packet Access (HSUPA),
atau Long Term Evolution (LTE).

“Tidak akan mudah mengembangkan teknologi baru. Jika dipaksakan akan memakan waktu
lama. Sementara masyarakat Indonesia memiliki kebutuhan akses internet broadband
yang murah dan berkualitas,” jelasnya.

Dia pun menyayangkan, jika operator yang selama ini telah mengembangkan 3G, bernafsu
juga membangun wimax. “Ini Ibaratnya pemborosan. Hal ini karena operator itu sudah
memiliki mobil mewah dan belum dioptimalkan, tetapi membeli mobil baru lagi untuk
kepentingan yang sama,” sesalnya.

Dia menyarankan, operator yang teah memiliki lisensi 3G untuk fokus mengembangkan
teknologi tersebut dan meminta tambahan frekuensi ke pemerintah agar aplikasi 3G
semakin maju. “Kendala pengembangan 3G di Indonesia hanya keterbatasan frekuensi.
Tambahlah 5 MHz lagi bagi para operator, maka masyarakat bisa merasakan manfaat
teknologi tersebut,” tegasnya.

Berdasarkan catatan, pemilik lisensi 3G yang menunjukkan hasrat mengembangkan wimax
adalah Indosat dan Telkomsel. Sementara XL, lebih condong membangun LTE.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s