301008 Telkom Enggan Turunkan Tarif Internet

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) sepertinya enggan  mengikuti himbauan dari regulator untuk menurunkan tarif retail internet sebesar 20 hingga 40 persen.

Kesempatan menurunkan tarif yang  terbuka lebar dilakukan oleh operator tersebut melalui produk barunya, Speedy Prabayar, tidak digunakan oleh operator tersebut.

Hal itu dilihat dari “keukueh-nya” Telkom masih mempertahankan harga koneksi sebesar 4.500 rupiah per jam alias 75 rupiah per menit.

Sebenarnya ada penurunan jika dilihat dari harga bundling produk. Jika di pascabayar kan harganya 75 ribu rupiah, nah untuk kartu perdana prabayar 55 ribu rupiah,” ujar Direktur Konsumer Telkom I G Wiryanata, di Jakarta, Rabu (29/10).

Nyoman memperkirakan, adanya produk prabayar tersebut akan membuat Average Revenue Per Users (ARPU) dari pelanggan Speedy mengalami penurunan sebesar 40 persen alias dari biasanya 280 ribu menjadi 200 ribu nantinya.

“Itu hal yang biasa karena produk semakin massal. Tapi akan ditutup oleh trafik yang meningkat dan kapasitas terisi makin naik,” jelasnya.

Guna mendukung semakin banyak pelanggan menggunakan aksesinternet, Nyoman mengungkapkan, Telkom telah membangun sebanyak 7 ribu titik Hotspot di seluruh Indonesia. Sebanyak 32 persen atau 2.259 titik disebar di wilayah Jakarta.

Target kami pelanggan Speedy prabayar akhir tahun nanti akan berjumlah sebanyak 150 ribu pelanggan. Sedangkan pelanggan Speedy hingga saat ini telah digunakan 662 ribu pelanggan,” katanya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s