271008 Pertamina Diminta Kembali Menurunkan Harga Avtur

Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal meminta Pertamina untuk kembali menurunkan harga avtur yang diberikan ke maskapai nasional setelah melakukannya menjelang Lebaran lalu.

 

”Harga minyak mentah dunia kan sudah menunjukkan penurunan yang tajam selama bulan ini, rasanya wajar diminta penurunan. Besaranya bisa 20, 30 hingga 40 persen dari harga bulan lalu,” ujar Jusman di Jakarta, akhir pekan lalu.

 

Jusman menjelaskan, jika Pertamina melakukan penurunan harga avtur dalam persentase yang besar, akan berdampak luar biasa bagi industri penerbangan menjelang tutup tahun ini.

 

Dampaknya adalah turunnya harga fuel surcharge yang berujung pada murahnya tarif tiket. Jika tarif tiket semakin murah, maka akan memicu naiknya jumlah penumpang. Bukan hanya penumpang, tetapi juga bisa menaikkan kapasitas kargo.

 

”Ini tentunya akan menggerakkan sektor riil. Seharusnya Pertamina berfikir seperti itu,” katanya.

 

Selain meminta Pertamina menurunkan harga avtur, Jusman juga menyarankan, Pertamina meninjau pola penetapan harga avtur bagi maskapai nasional. ”Jika biasanya ditentukan satu bulan sekali, baiknya setiap dua minggulah. Kan harga minyakmentah fluktuatif terus,” jelasnya.

 

Berkaitan dengan tingkat keselamatan penerbangan di Indonesia yang akhir-akhir ini diwarnai dengan insiden kecelakaan, Jusman menegaskan, maskapai nasional masih menunjukkan komitmen yang tinggi untuk aspek tersebut.

 

”Memang ada beberapa kejadian kecelakaan. Tetapi itu semua sudah mengikuti prosedur baku keselamatan,” katanya.

 

Dia meminta, untuk menghindari terjadinya kecelakaan, industri pendukung penerbangan seperti bengkel perawatan meningkatkan kinerjanya. ”Beberapa kejadian seperti ban kempis itu sepertinya bisa dideteksi kalau bengkel perawatan bekerja optimal,”jelasnya.

 

Sebelumnya, Pertamina saat menghadapi Lebaran lalu menurunkan  harga avtur sebesar 15 persen bagi maskapai nasional karena terjadinya penurunan harga minyak mentah di pasar dunia. 

 

Penurunan sebesar 15 persen tersebut membuat harga avtur yang sebelumnya sekitar  11.825 rupiah per liter menjadi  10.021 rupiah per liter. Dampak dari penurunan harga avtur itu adalah turunnya komponen biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) yang diberlakukan oleh maskapai nasional.

 

Sedangkan belum lama ini harga minyak mentah dunia  ditutup pada harga 69,85 dolar AS per barel atau turun lebih dari 50 persen dibanding Juli 2008 sebesar 147 dollar AS per barel.

 

Berdasarkan catatan, pada 15 Oktober lalu, Pertamina  telah menurunkan harga BBM industri sebesar 4,2 persen dibanding harga 1 Oktober 2008.  Saat ini harga minyak tanah industri 7.629 rupiah per liter, minyak solar 7.352 rupiah minyak diesel 7.246 rupiah, minyak bakar menjadi 6.773 rupiah, dan Pertamina DEX 5.723 rupiah per liter. Namun, khusus untuk Avtur belum ada perubahan sejak Lebaran lalu.

 

Operation Director Batavia Air Noer Effendi menyetujui, harga avtur diturunkan oleh Pertamina ”Jika melihat harga minyak mentah di dunia yang cenderung menunjukkan penurunan, maka permintaan   turun sebesar 20 hingga 30 persen saya rasa hal yang wajar dan akan sangat membantu industri penerbangan,” ujarnya.

 

Dijelaskannya, turunnya harga avtur akan menolong maskapai  mengingat komponen bahan bakar berkontribusi sebasar 40 persen bagi beban operasional. Apalagi saat ini tingkat isian dari pesawat cenderung mengalami penurunan.

 

”Musim penuh penumpang itu sudah lewat pada Lebaran lalu. Sedangkan satu bulan ke depan cenderung kosong. Kita hanya tinggal harapkan pada liburan akhir tahun,” ujarnya.[dni]

 

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s