161008 Penggunaan Aplikasi Lokal Meningkat 40%

Penggunaan aplikasi buatan lokal oleh perusahaan multinasional diyakini akan meningkat sebesar 40 hingga persen akibat naiknya nilai tukar dollar AS belakangan ini.

Wakil Ketua Komite Tetap Informatika Kadin Indonesia G. Hidayat Tjokrodjojo menjelaskan, beralihnya para pelaku usaha ke aplikasi buatan lokal karena harga aplikasi buatan luar negeri mulai melonjak seiring naiknya nilai dollar AS.

Harga aplikasi buatan luar negeri untuk sistem operasi biasanya mencapai 200 dollar AS. Sedangkan aplikasi lokal hanya sekitar 20 persen dari harga yang ditawarkan buatan luar negeri.

”Selain itu untuk beberapa aplikasi tertentu memang lebih menguntungkan menggunakan aplikasi lokal karena sesuai dengan kondisi aturan negara,” katanya di Jakarta, Kamis (16/10).

Dijelaskannya, aplikasi lokal yang banyak digunakan oleh pasar adalah sistem akuntansi dan penggajian. Untuk sistem penggajian, nilai aplikasi berkisar dari 10 juta hingga satu miliar rupiah.

Sedangkan untuk potensi bisnis aplikasi (lokal dan luar negeri) di Indonesia pada tahun ini mencapai 500 juta dollar AS. Angka itu meningkat 20 persen dibandingkan tahun lalu.

Sebagian dari potensi bisnis aplikasi itu berasal dari aplikasi lokal dimana dua pemain besarnya adalah Sigma Cipta Caraka dan Jatis.

Direktur PT Andal Software Indra Sosrodjojo mengakui, adanya penguatan nilai tukar mata uang dollar AS akan menjadi peluang bagi pemain lokal.

”Namun yang menjadi kekhawatiran saya apakah pemain lokal mampu menyambut peluang tersebut. Tentunya untuk standar perusahaan internasional ada standarnya,” katanya

Komputer Naik

Selanjutnya Hidajat mengungkapkan, berkah lain dari krisis global adalah naiknya minat masyarkat menggunakan komputer untuk alat berkomunikasi.

”Komunikasi melalui surat elektronik meningkat dua kali lipat. Ini membuat penjualan komputer akan naik,” katanya.

Jenis komputer yang banyak diincar adalah komputer jinjing atau Laptop mengingat mampu menunjang fleksibelitas penggunanya. ”Untunglah untuk jenis Laptop ada pemain lokal juga. Jadi, mereka bisa memanfaatkan momen ini,” katanya.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Komputer Indonesia (Apkomindo) Hengky Tjokriadhiguno mengungkapkan, saat ini harga produk komputer jenis Laptop mengalami kenaikan sebesar 10 hingga 20 persen akibat naiknya harga dollar AS.

“Terjadi penyesuaian harga dengan nilai dollar AS. Rata-rata kenaikannya sebesar 10 hingga 20 persen ujar,” Hengky.

Menurut Hengky, meskipun ada beberapa merek yang terkesan menurunkan harga barang itu tak lebih dari permainan pemasaran. “ Ada yang sebelumnya membanderol dengan harga dollar AS tiba-tiba diubah menjadi rupiah. Bisa juga sebaliknya. Jadi terkesan ada penurunan harga,’ katanya.

Ketika ditanya akankah krisis mengubah performa penjualan komputer hingga akhir tahun nanti, Hengky menyakini target 2,5 juta unit akan tetap tercapai.

“Bulan-bulan penjualan yang lakunya banyak kan sudah lewat. Sisa tahun ini hanya menghabiskan stok,”tuturnya.

Pada kesempatan lain, Direktur PT Masterdata Kharisma Mandiri Soegiharto Santoso menambahkan, krisis ekonomi tidak akan mempengaruhi permintaan kepada komputer karena saat ini sudah menjadi kebutuhan dari masyarakat.

“Penjualan komputer juga terpengaruh isu di media massa . Karena itu saya minta jangan dibilang harga naik, masyarakat jadi enggan ke toko. Situasi sebenarnya adalah penyesuaian harga,” jelasnya.

Masterdata Mandiri adalah salah satu distributor dari komputer merek Asus. Rata-rata satu bulan merek Asus terjual di pasaran sebanyak 8 hingga 9 ribu unit melalui tiga distributor utama.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s